Pemimpin Tertinggi Al-Qaida Semenanjung Arab Ini Tewas Akibat Serangan Drone AS
Kelompok Al Qaeda di Semenanjung Arabia (AQAP), Selasa (16/6/2015), melalui pernyataan video yang diunggah ke internet memastikan kematian pemimpinnya Nasir al-Wuhayshi. AQAP menjelaskan bahwa al-Wuhayshi tewas akibat serangan “drone” Amerika Serikat yang menghantam pria itu bersama dua orang anak buahnya di wilayah Hadramaut, Yaman. Demikian pernyataan yang disampaikan sayap media AQAP, Al-Malahem.
“Kami Al Qaeda di Semenanjung Arabia sedang berduka karena Abu Baseer Nasser bin Abdul Karim al-Wuhayshi, meninggal dunia akibat serangan AS yang mengincar dia dan dua saudara kami yang lain. Semoga mereka beristirahat dengan tenang,” kata Khaled Batarfi, seorang anggota senior AQAP lewat pernyataan online itu.
Ia memang sudah lama menjadi incaran AS, selain posisinya sebagai pemimpin AQAP -organisasi hasil merger Al Qaeda wilayah Yaman dan Arab Saudi, al Wuhayshi dianggap sebagai dalang dari sejumlah aksi teror terhadap negeri Paman Sam itu, termasuk upaya meledakkan sebuah pesawat terbang komersial AS pada hari Natal 2009. Al Wuhayshi dan AQAP juga mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan majalah Charlie Hebdo di Paris pada Januari lalu yang menewaskan 12 orang.
Sejumlah sumber di Yaman juga meyakini al Wuhayshi tewas dalam serangan di Mukalla, kota di wilayah tenggara Yaman yang diduduki Al Qaeda. “Saat ini ada empat jenazah anggota Al Qaeda, salah satunya diyakini sebagai al-Wuhayshi. Pihak rumah sakit belum mau berkomentar tentang identitas korban, namun muncul kabar dari rumah sakit bahwa jasad al-Wuhayshi ada di kamar jenazah,” ujar seorang pejabat Yaman.
Sosok Al-Wuhayshi
Al-Wuhayshi adalah mantan ajudan mendiang pemimpin Al Qaeda, Osama bin Laden. Dia berlatih militer di kamp Al-Farouk di Afghanistan pada akhir 1990-an. Al Wuhayshi diduga kuat meninggalkan Afganistan dan pergi ke Iran pada tahun 2002, di mana dia akhirnya ditahan oleh aparat Iran dan diserahkan kepada pemerintah Yaman.
Di Yaman, al-Wuhayshi kemudian ditahan tanpa diadili hingga dia kabur dari penjara bersama 22 tahanan lainnya dengan cara menggali lubang sepanjang 44 meter pada Februari 2006. Setahun kemudian Ia menjadi pemimpin AQAP.
Saat Osama bin Laden tewas dalam penggerebekan pasukan komando AS di Pakistan pada 2011, al-Wuhayshi mengatakan perang melawan AS tak akan berakhir dengan kematian Osama. Ia juga sempat menegaskan kalau organisasinya beraliansi dengan kepemimpinan Ayman al-Zawahiri, petinggi terpenting di jaringan Al Qaeda internasional. Sampai pada akhir hayatnya, al-Wuhayshi dianggap sebagai tokoh nomor dua dalam jaringan Al Qaeda internasional.
Pasca tewasnya al-Wuhayshi, Komandan militer AQAP, Qasm al-Rimi yang juga dikenal sebagai Abu Hureira al-Sanaani dinyatakan sebagai pengganti al-Wuhayshi. (Syaifulloh Amir/DZ)




