Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Politisi PAN: Awalnya Semua Partai Setuju Adanya Dana Aspirasi DPR

by Redaksi
Juni 17, 2015
in HUKUM
Reading Time: 2min read
Taufik Kurniawan-Awalnya Semua Partai Setuju Adanya Dana Aspirasi DPR
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Taufik Kurniawan meminta agar Partai Politik (Parpol) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) tidak mengambil keuntungan politik dari isu Program Pengembangan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau lebih dikenal dengan dana aspirasi DPR (Rp 20 miliar).

Wakil ketua DPR RI ini menegaskan, awalnya semua partai setuju dengan adanya dana tersebut. Namun, Ia heran dengan adanya sejumlah partai yang tiba-tiba mengaku menolak dana tersebut. “Kalau sekarang ada fraksi menolak aneh, dia memungkiri rapat paripurna. Saya hanya titip pesan tolong berpolitik elegan di DPR, kalau tidak setuju sampaikan dari awal. Artinya, di DPR jangan berpolitik makan tulang kawan,” ujar Taufik di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, dana aspirasi ini berawal dari rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi. “Ada lebih dari tiga kali rapat konsultasi antara pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi,” Jelasnya.

Taufik mengatakan, hasil rapat ini diumumkan pada rapat paripurna 17 Februari 2015. Kemudian rapat paripurna kedua memutuskan tentang struktur dari tim UP2DP, yang menunjuk Taufik Kurniawan sebagai Ketua Tim UP2DP ini. “Sampai tahap ini semua fraksi setuju, tidak ada fraksi yang menolak, semua punya argumentasi dan DPR sifatnya hanya mengusulkan,” Imbuhnya

Ia menambahkan, sejumlah fraksi menyatakan anggota DPR di Komisi I, III, dan XI tidak langsung bersinggungan dengan konstituen. Sedangkan di Komisi IV, V, dan VIII sangat dekat dengan masalah konstituen. “Sehingga dimunculkan aspek keadilan dan pemerataan dan itu semua fraksi setuju,” terangnya.

Lanjutnya, kalau sekarang dalam perkembangannya ada pihak fraksi yang menyatakan menolak dana itu, hal itu yang justru aneh. Harusnya mereka menolak sejak dana ini diusulkan. Ia pun menegaskan, tidak ada paksaan untuk menggunakan dana aspirasi. Jika memang ada anggota yang tidak mau memanfaatkan dana itu bagi konstituennya, dipersilakan untuk tidak menggunakan haknya. Dan uang itu akan dikembalikan ke negara.

“Pimpinan DPR hanya memfasilitasi apa yang diatur MD3 dan sumpah janji anggota DPR. Yang penting tidak usah menghalangi hak anggota lainnya,” katanya. Menurut Taufik, besaran dana aspirasi yang mencapai Rp 20 miliar adalah angka batasan. Sehingga setiap anggota DPR bisa mengusulkan program di daerah pemilihannya secara adil.

“Nah batasan usulan ada yang bilang di atas Rp 20 miliar ada yang di bawah Rp 20 miliar, akhirnya secara rata-rata itu usulan sangat normatif untuk kemerataan,” Jelasnya. Setelah menjadi sorotan, sejumlah parpol saat ini tiba-tiba menyatakan menolak dana aspirasi. Fraksi Nasdem dan PDI Perjuangan DPR mengatakan menolak dana itu dan meminta agar dikaji ulang.

Baca: PAN Tolak Dana Aspirasi DPR

Tags: Dana Aspirasi DPRDPR RIPANParpolTaufik Kurniawan
Previous Post

Pemimpin Al Qaeda Al-Wuhayshi Dinyatakan Tewas

Next Post

Pleno Antara Regenerasi dan Pembusukan Generasi

Related Posts

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu
HUKUM

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

April 15, 2026
Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?
HUKUM

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

April 13, 2026
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Palsu
HUKUM

Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta oleh Pegawai KPK Palsu

April 11, 2026
Yusril Soal Peran TNI dalam Terorisme: Hanya BKO ke Polisi
HUKUM

Yusril Soal Peran TNI dalam Terorisme: Hanya BKO ke Polisi

April 11, 2026
OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang
HUKUM

OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

April 11, 2026
Kejagung Amankan Kajari Karo Soal Kasus Amsal Sitepu
HUKUM

Kejagung Amankan Kajari Karo Soal Kasus Amsal Sitepu

April 6, 2026

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved