Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Meski Diancam Dikeluarkan Dari Uni Eropa, Yunani Tetap Gelar Referendum Bailout

by Redaksi
Juli 3, 2015
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Referendum bailout yunani
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras bersumpah untuk tetap menggelar referendum bailout yang kontroversial itu padahal para pemimpin Uni Eropa mengancam tak akan lagi mengutangi Yunani jika referendum dilakukan.

Beberapa jam setelah Yunani dinyatakan menjadi negara maju pertama yang dinyatakan default (gagal bayar) oleh Dana Moneter Internasional (IMF), pemimpin sayap kiri Yunani itu berbicara dalam siaran langsung televisi untuk mendesak rakyatnya mengatakan “Tidak” kepada tuntatan kreditor-kreditor asing.

Tsipras menegaskan suara “Tidak” ini tidak akan membuat Yunani berpisah dari Uni Eropa kendati para pemimpin Uni Eropa mengancam mengeluarkan Yunani dari blok itu seandainya referendum bailout dilakukan. “Datanglah Senin, pemerintah Yunani akan berada di meja negosiasi setelah referendum yang adalah lebih baik bagi rakyat Yunani,” kata Tsipras yang berdiri di antara bendera Yunani dan bendera Uni Eropa.

Referendum Bailout Yunani

Pernyataan tersebut disampaikan Tsipras setelah Yunani mengajukan proposal bailout ketiga pada menit-menit terakhir senilai hampir 30 miliar euro, menyusul dua program penyelamatan senilai 240 miliar euro yang diterima Athena sejak 2010.

Para menteri keuangan zona Eropa yang frustasi, sepakat Rabu lalu untuk menunggu sampai setelah referendum bailout diselenggarakan, sebelum menggelar apa pun kesepakatan. Mereka berkata tidak ada alasan untuk melakukan pembicaraan lebih jauh.

Uni Eropa menganggap suara “Tidak” adalah langkah berisiko ke arah keluarnya Yunani dari zona euro dan menjadi awal bagi krisis hebat pada blok ekonomi Eropa itu. Di jalan-jalan Yunani, suasana kacau menyelimuti, manakala hampir 1.000 bank beroperasi lagi Rabu kemarin untuk melayani para pensiunan dalam mendapatkan akses dana setelah beberapa hari kontrol modal diberlakukan untuk membatasi penarikan dana tunai.

“Saya telah bekerja selama 50 tahun di laut dan kini saya menjadi pengemis untuk mendapatkan 120 euro,” kata seorang pensiunan di Athena. “Saya tak punya uang untuk mengobati istri saya yang harus dioperasi dan sakit.”

Menjelang referendum bailout, jajak pendapat Rabu kemarin menunjukkan 46 persen akan mengatakan “tidak” untuk bailout, 37 persen “ya”, dan 17 persen belum bersikap, demikian seperti yang dikutip dari AFP. (Syaifulloh Amir / AP)

Tags: Krisis Yunani
Previous Post

ISIS Rekrut Anggota Taliban, Perdamaian Afganistan Terancam

Next Post

Lagi, Pemimpin Senior ISIS Tewas!

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved