Jakarta. Indonesia Visioner. Disela-sela kunjungannya ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Presiden Jokowi mengatakan Indonesia belum memaksimalkan sektor energi dan pangan. Padahal, kedua sektor tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi era persaingan global. Jokowi mengatakan.“Keuntungan kita dibanding negara lain,kita punya energi fosil, energi baru terbarukan, pangan juga kita punya. Tapi, belum dikelola dengan baik,” kata Jokowi berdasarkan siaran pers Tim Komunikasi Presiden, Jumat (11/3).
Jokowi mencontohkan, di sektor pangan, Indonesia memiliki lahan siap tanam di Merauke, Papua, yang sangat luas. Bahkan, bisa menutupi kekurangan stok beras yang acapkali terjadi.“Kalau 4,2 juta hektar lahan di Merauke ditanam padi sudah melebihi produksi nasional kita pada satu kali panen,” sambungnya. Di sektor energi, Indonesia juga memiliki hampir semua sumber daya alam dan energi baru terbarukan yang bisa dimanfaatkan di masa mendatang, hanya saja belum dikelola dengan baik. “sebab manajemen ekonomi tidak dirancang dengan baik. Ini masalah manajemen pengelolaan,” kata Jokowi.
(as-vis)






