JAKARTA, 29 Agustus 2026 – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam mengantongi laba bersih Rp6,91 triliun pada semester I-2026. Angka ini meningkat 34 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,14 triliun .
Kinerja positif ini ditopang oleh penguatan operasional serta disiplin dalam pengelolaan modal kerja, arus kas, dan likuiditas. “Pada 1H26 Perusahaan mampu mempertahankan kinerja keuangan yang positif, didukung oleh penguatan kinerja operasional serta penerapan disiplin pengelolaan modal kerja, arus kas, dan likuiditas secara konsisten,” kata Direktur Utama ANTM Untung Budiharto dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026) .
Sejalan dengan pertumbuhan laba, ANTM juga mencatatkan peningkatan EBITDA sebesar 35 persen menjadi Rp9,62 triliun pada semester I-2026, dari Rp7,11 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya .
Penjualan Domestik Mendominasi, Emas Jadi Primadona
Dari sisi pendapatan, ANTM meraup penjualan bersih sebesar Rp62,71 triliun di semester I-2026, tumbuh 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp59,02 triliun .
Penjualan domestik berkontribusi sebesar Rp60,15 triliun atau setara 96 persen dari total pendapatan . Produk emas menjadi kontributor terbesar dengan proporsi 80 persen atau mencapai Rp50,39 triliun .
Segmen nikel (feronikel dan bijih nikel) berkontribusi sebesar 17 persen atau mencapai Rp10,41 triliun, meningkat 32 persen dibandingkan semester I-2025 yang sebesar Rp7,87 triliun. Sementara segmen bauksit dan alumina berkontribusi sebesar 3 persen dengan nilai Rp1,88 triliun .
Volume Penjualan Emas Capai 18.080 Kg
Dari sisi volume, penjualan emas mencapai 18.080 kilogram atau sekitar 581.286 troy ounce sepanjang semester I-2026 . Sementara itu, produksi emas dari tambang ANTM mencapai 433 kilogram atau sekitar 13.921 troy ounce .
Pertumbuhan penjualan tersebut terutama berasal dari produk emas, bijih nikel, dan bijih bauksit di pasar dalam negeri. Capaian ini mencerminkan optimalisasi portofolio komoditas serta konsistensi perusahaan dalam menjaga keunggulan operasional .
Perkuat Posisi Keuangan
Total aset ANTM pada semester I-2026 mencapai Rp61,27 triliun, meningkat 27 persen dibandingkan Rp48,38 triliun pada semester I-2025 . Ekuitas Antam juga tumbuh 14 persen menjadi Rp38,53 triliun dari Rp33,71 triliun .
Posisi kas dan setara kas tercatat Rp9,23 triliun, memberikan fleksibilitas keuangan bagi Antam untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis ke depan . Manajemen menyebut pengelolaan keuangan perusahaan difokuskan pada peningkatan cash conversion, optimalisasi modal kerja dan persediaan, serta pengelolaan likuiditas secara hati-hati .
Proyeksi ke Depan
Dengan capaian kinerja semester I yang solid, Antam optimistis dapat melanjutkan tren positif hingga akhir tahun. Penguatan harga komoditas dan permintaan domestik yang stabil menjadi katalis utama bagi pertumbuhan perusahaan pelat merah ini ke depan.
Capaian kinerja operasional ANTM pada semester I-2026 merefleksikan optimalisasi portofolio komoditas dan konsistensi perusahaan dalam menjaga keunggulan operasional untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan .






