INDONESIA VISIONER, Sidoarjo – Kapolres Sidoarjo bersama jajarannya bersilaturahmi ke rumah (alm) KH. M. Mustofa di Desa Suruh, Sukodono Senin (08/08/2016). Kedatangannya itu untuk menyampaikan santunan pada korban pelemparan paving yang terjadi di Jl Raya Sarirogo, pekan lalu.
“Kami merasa prihatin atas kejadian itu. Kasus ini menjadi atensi bagi kami untuk segera mengungkap pelakunya,” terang Kapolres Sidoarjo, AKBP Muhammad Anwar Nasir dihadapan keluarga korban.
Sementara itu, istri korban, Ny Sri Murtini, berharap agar polisi menangani kasus yang menewaskan suaminya itu dengan serius. “Semoga pelakunya segera ditangkap,” pintanya sembari tak kuasa menahan tangis.
Kapolres yang didampingi Waka Polres, Kabag Ops, Kasat Lantas, Kanit Lantas Polres Sidoarjo beserta Kapolsek Sukodono dan Kapolsek Sidoarjo, memastikan akan merespon dengan baik permintaan itu.
Saat ini pihaknya terus berupaya mencari pelaku dengan membentuk tim khusus yang disebar di sekitar lokasi kejadian untuk menangkap pelaku. Selain itu juga melakukan penjagaan di TKP untuk mencegah terulangnya kasus itu.
Diberitakan sebelumnya, pelemparan paving itu terjadi pada Rabu (03/08/2016) dini hari, di Jl Raya Sarirogo, Kecamatan Sidoarjo. Saat itu, KH M Mustofa sedang dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Desa Suruh, Kecamatan Sukodono Sidoarjo.
Belum sampai rumah, mobil yang dikendarai korban dilempar paving oleh dua orang tak dikenal. Akibatnya mobil itu oleng dan menabrak PJU di tepi jalan. Korban dilarikan ke RSU Sidoarjo dalam keadaan tak sadarkan diri.
Namun karena lukanya yang parah, guru ngaji itu akhirnya tewas setelah mendapatkan perawatan medis selama empat hari. Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku pelemparan paving itu. (SKM-VIS)






