Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ragunan Buka Malam Hari, Pilihan Wisata Inovatif yang Harus Dibarengi Kehati-hatian

by Visioner Indonesia
Agustus 14, 2025
in Daerah, Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 14 Agustus 2025 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tengah menggodok wacana pembukaan Taman Margasatwa Ragunan pada malam hari sebagai alternatif wisata baru. Ragunan yang dikenal sebagai rumah bagi lebih dari 2.200 jenis satwa dan koleksi flora mencapai 65 ribu jenis ini, diharapkan bisa menjadi destinasi wisata malam yang menarik dan berkualitas bagi warga ibu kota.

Namun, langkah inovatif ini sekaligus menimbulkan perhatian terkait potensi risiko yang tidak bisa diabaikan. “Program pembukaan Ragunan malam hari memang ide yang positif untuk menambah ragam pilihan rekreasi bagi masyarakat Jakarta,” ungkap Edi Homaidi, Ketua Jaringan Masyarakat Madura (JAMMA) Jakarta. “Namun, kita juga harus mengingat bahwa ruang satwa dan fasilitas harus dijaga agar tidak terganggu demi kelangsungan konservasi,” katanya.

Menurut Edi, potensi kemacetan dan manajemen parkir yang sedang direncanakan menjadi aspek penting yang perlu menjadi perhatian serius pengelola. “Penataan parkir bertingkat dan pembatasan kendaraan dalam area Ragunan akan sangat membantu, asal diiringi pengawasan ketat. Bila tidak, kemacetan dan polusi bisa merusak pengalaman pengunjung,” ujarnya.

Pengelolaan Ragunan pada malam hari dinilai harus melibatkan persiapan tenaga keamanan dan petugas pendukung yang memadai. Edi menekankan, “Pengawasan ketat sangat diperlukan, khususnya saat malam hari ketika risiko keamanan dan potensi gangguan lebih tinggi. Ini termasuk perlindungan satwa dari stres akibat suara dan cahaya berlebihan.”

Edi Homaidi juga mengingatkan tentang pentingnya klarifikasi kebijakan terkait tarif tiket masuk. “Menyesuaikan harga tiket harus transparan dan adil untuk semua kalangan, terutama warga Jakarta. Jangan sampai kenaikan tarif justru menjadi beban yang memberatkan masyarakat menengah ke bawah,” katanya.

Lebih jauh, Edi menekankan bahwa program revitalisasi fasilitas, seperti bus keliling dan sistem tiket digital, harus dirancang dengan baik agar memudahkan pengunjung dan menghindari antrian panjang. “Teknologi harus menjadi solusi, bukan justru menyulitkan warga. Mudahnya akses dan pelayanan akan menarik lebih banyak pengunjung, namun harus tetap mengedepankan kenyamanan bersama,” ujar Edi.

Ia juga melihat aspek lingkungan yang tak kalah krusial. “Ragunan adalah habitat hidup bagi flora dan fauna, jangan sampai program malam hari ini mengabaikan kelangsungan lingkungan dan kesejahteraan satwa,” tuturnya. “Adanya dialog dengan ahli konservasi dan masyarakat sipil wajib dilakukan sebelum kebijakan benar-benar diterapkan.”

Menutup pembicaraan, Edi Homaidi menyatakan harapannya agar wacana pembukaan Ragunan malam hari bisa berjalan baik dengan pendekatan yang seimbang. “Inovasi tanpa kehati-hatian hanya akan membawa masalah baru. Semoga pemerintah dan pengelola dapat mengelola dengan optimal agar Ragunan tetap menjadi kebanggaan Jakarta sekaligus ruang hijau yang lestari,” tutup Edi.

Previous Post

JAN Ajak Pemuda Kibarkan Merah Putih di Setiap Rumah Sambut HUT ke-80 RI

Next Post

Pertemuan Hangat Gibran dan Try Sutrisno, Belajar Kepemimpinan & Peringati Pejuang Bangsa

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved