Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

GNPF – MUI : Kepentingan Umat dan Bangsa yang Diutamakan

by Aulia Rachman Siregar
Juni 27, 2017
in Default, HUKUM, Nasional, Peristiwa
Reading Time: 2min read
GNPF – MUI : Kepentingan Umat dan Bangsa yang Diutamakan
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya, 27 Juni 2017.

Pertemuan antara GNPF MUI dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memunculkan banyak pendapat dikalangan publik. Presiden Jokowi menerima pengurus Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) di Istana Kepresidenan di hari pertama Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Minggu, (25/6/2017).

Founder Gagas Nusantara, Azhar Kahfi menilai pertemuan itu merupakan hikayat Idul Fitri dan kemenangan bagi seluruh umat dan bangsa. “Stop menilai hal ini menjadi buah konflik pilkada DKI Jakarta kemarin. Jangan mempersempit intisari sebuah nilai silaturahim, yang hanya memperdebatkan kemenangan diantara pihak siapa. Namun seyognyanya menjadi kemenangan umat dan bangsa” tuturnya.


Dalam pertemuan itu, pihak GNPF–MUI mengaku kedepannya akan ada pertemuan lanjutan di tingkat tataran menteri. Juru Bicara GNPF MUI Kapitra Ampera mengatakan, dalam pertemuan itu Jokowi juga mempersilakan pihak GNPF–MUI menyampaikan gagasan dan diskusi tentang kepentingan umat.

“Presiden dengan GNPF MUI menyampaikan tidak menutup kemungkinan kita diskusi hal–hal berkaitan dengan umat, mencari alternatif terhadap program–program presiden. Itu bagus presiden membuka diri,” ujar Kapitra. Sumber: Liputan6.com, Senin (26/6/2017).

Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyayangkan adanya sejumlah oknum yang membuat kesan seakan–akan pemerintah bermusuhan dengan umat Islam.

Padahal, kata Kapitra (Juru bicara GNPF-MUI) dia mengatakan “Jokowi menyampaikan bahwa program pemerintah saat ini banyak yang berpihak kepada umat.
“Presiden menyampaikan di lapangan kok seolah–olah pemerintah dibenturkan kepada presiden. Ini yang enggak benar. Sama sekali beliau tidak memandang umat Islam dalam posisi seperti itu,” ucap Kapitra.

Bentuk apresiasi terpisah juga disampaikan oleh Hidayat Nurwahid Wakil Ketua MPR RI, “Secara prinsip saya mengapresiasi pertemuan GNPF MUI dengan Presiden Jokowi kemarin,” katanya di sela–sela “open house” hari kedua lebaran di Rumah Dinas di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (26/6), dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta.

Menurutnya, pertemuan antara GNPF MUI dengan Presiden Jokowi itu melahirkan semangat baru dan lembaran baru untuk menghindarkan upaya menghadap–hadapkan antara pemerintah dan umat Islam serta tokoh Islam atau antara TNI – Polri dengan umat Islam.

Senada dengan itu, Kahfi juga menyampaikan Presiden telah membuka ruang komunikasi untuk seluruh elemen sekaligus menepis keraguan masyarakat bahwa ada kesenjangan dengan umat Islam. “Pemerintah masih konsisten program ekonomi keumatannya kok, klo toh pun pertemuan itu ada pembahasan agenda kepulangan Habib Rizieq Syihab. Sebaiknya tidak mengurangi kepentingan umat Islam pada umumnya” tukas dia. (ach-vis)

Previous Post

Tanggapan Ketum PB HMI Terhadap Penetapan Tersangka Hary Tanoe Dinilai Tidak Etis

Next Post

Ketum Cabang Takengon: HMI Bukan Underbow Parpol

Related Posts

Default

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Juni 10, 2026
Default

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Juni 10, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
Default

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Juni 6, 2026
Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas
Nasional

Dasco Pimpin Koordinasi BI dan Pemerintah, Dua Jurus Strategis Jaga Stabilitas

Juni 6, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

TERPOPULER

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

Pemuda Muslimin Indonesia Jakarta Utara Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto Jaga Integritas Lembaga

Pilrek UHO Diikuti 11 Akademisi, LHK Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Plt Rektor

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved