Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Gerus Suara Partai, Pengamat Sarankan AHY Pecat Cik Ujang dalam Kasus Ijazah Palsu

by Visioner Indonesia
Oktober 11, 2021
in Default
Reading Time: 3min read
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Sampai saat ini, setelah hampir 3 tahun berjalan sejak kasus ini meledak ke publik kemudian ada proses hukum di Bareskrim Mabes Polri sejak awal 2019 dengan dugaan jual beli ijazah dan penggunaan gelar tanpa hak atas nama Cik Ujang Bupati Kabupaten Lahat Provinsi Sumatra SelatanĀ 

Kasus ini menyita perhatian publik secara umum khususnya warga Sumatra Selatan (Sumsel) karena  menyangkut soal pendidikan apalagi terkait pejabat publik selevel Bupati yang dipilih langsung oleh rakyat. Demikian di sampaikan Karim S Koordinator Lembaga Advokasi Kebijakan Publik (LAKP) dalam keterangannya pada redaksi, Senin (11/10/2021). 

Menurut Karim, sebenarnya salah satu institusi yang paling di rugikan terkait kasus Cik Ujang ini adalah Partai Demokrat sebagai tempat bernaung Cik Ujang. Pemberitaan yang masih dan perhatian publik yang luas terhadap kasus ini khususnya di Sumsel membuat kredibilitas, nama baik dan kehormatan Partai Demokrat tercoreng.

“Memang efek besar yang kena karena kasus dugaan ijazah palsu Cik Ujang ini adalah eksistensi Partai Demokrat khususnya di Sumsel. Publik akan mencemooh partai dan akan memberikan sangsi politik jika di gelar Pemilu apabila pimpinan partai demorat tidak memberikan sangsi tegas kepada Cik Ujang. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika ingin menyelamatkan nama baik, marwah dan elektabilitas partainya di Sumsel harus segera turun tangan menyelesaikan kasus Cik Ujang ini”, tegas Karim

Karim menyarankan, AHY untuk segera mencopot Cik Ujang sebagai Ketua Partai Demokrat Kabupaten Lahat dan membebastugaskan Cik Ujang dari semua tugas kepartaian dan fokus menyelesaikan dugaan kasus ijazah palsunya. Jika sangsi tegas ini tidak dilakukan siap-siap saja partai demokrat kembali menerima hukuman dan sangsi politik nanti pada pemilu atau pilkada berikutnya, sebut Karim.

Seperti di ketahui, Kasus dugaan jual beli ijazah dan Pengunaan Gelar Tanpa Hak Bupati Lahat, Cik Ujang telah 2 tahun berjalan diusut oleh Bareskrim Mabes Polri sejak dilaporkan oleh FNJI Maret 2019 lalu. Kemudian pada tanggal 17 Januari 2020 penyidik mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP3) Nomor: SP2.Lid/01/I/2020/DitTipidum yang ditandatangani Kasubdit IV/POLDOK, Kombes Djuhandani Rahardjo Puro.

Kemudian pada tanggal 6 April 2020, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud melalui surat Nomor: 461/E2/TU/2020 yang ditandatangani oleh Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Aris Junaidi setelah melakukan investigasi menetapkan Ijazah yang dikeluarkan oleh Universitas Sjakhyakirti Palembang atas nama Cik Ujang tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pengangkatan maupun pembinaan jenjang karier/penyetaraan bagi pegawai negeri.

Lalu pada 4 November 2020, sejumlah organisasi aktivis mahasiswa kembali melaporkan Cik Ujang ke Mabes Polri dengan melampirkan bukti baru dari Ditjen Dikti Kemendikbud soal ketidakabsahan ijazah Cik Ujang. Mereka tergabung dalam Organisasi Kepemudaan Sumatera Selatan Bersatu (OKSB) yang terdiri dari HMI Sumbagsel, DPD IMM Sumsel, KMHDI Sumsel Sumsel & GMKI Palembang.

“Jika informasi bahwa Kementerian Pendidikan RI telah mengeluarkan pernyataan resmi dan surat keputusan bahwa Ijazah Cik Ujang Bupati Lahat tidak sah dan tidak dapat di gunakan untuk jenjang karir maka persoalannya selesai. Pasti Kementerian Pendidikan melakukan proses investigasi dan pemeriksaan soal ijazah ini sangat detail apalagi menyangkut pejabat negara. AHY tak perlu lagi ragu-ragu pecat Cik Ujang dari struktur dan bebas tugaskan dari partai demokrat karena berpotensi menggerus suara dan nama baik partai”, pungkas Karim.

Tags: Cik UjangDemkratIjazah Palsu
Previous Post

Munas Lapenmi ke-III: Rendhika Sebut Generasi Milenial Memiliki Tanggung Jawab Sebagai Agen Of Change

Next Post

Jelang Muktamar IMM, DPD IMM DKI Siap All Out Menangkan MHP

Related Posts

Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Sempu Bangun Soliditas dan Akselerasi Kinerja Kader Golkar

April 11, 2026
Haji Her Akui Menginap di Grand Hyatt kepada Penyidik KPK
Default

Haji Her Akui Menginap di Grand Hyatt kepada Penyidik KPK

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved