
Forum Mahasiswa Sumatera Selatan (FORMASA) memastikan akan melaporkan dugaan korupsi dana Pokir (pokok pikiran) ketua DPRD Kota Pagar Alam Jenni Shandiyah yang sekaligus ketua DPD NasDem Pagar Alam ke Kejaksaan Agung.
Hal itu disampaikan oleh ketua bidang Aksi dan Advokasi FORMASA, Dio Riansyah, pada Sabtu (23/9/2023).
“Hari rabu kami akan laporkan ketua DPRD Pagar Alam Jenni Shandiyah soal dugaan penyunatan dana Pokir,” kata Dio.
Menurutnya, dana Pokir seharusnya diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat.
“Pokir itu dana aspirasi dari masyarakat jadi haram hukumnya dikorupsi,” jelasnya.
Dio mengatakan bahwa Pokir untuk ketua DPRD itu yang paling besar ketimbang anggota yang lain.
“Pasti Jenni Shandiyah paling banyak dapat dana Pokir,” ucapnya.
Selain laporan, kata Dio, FORMASA akan melakukan aksi unjuk rasa depan Kejagung sebagai bentuk pengawalan.
“Kami juga akan aksi besar-besar agar laporan tersebut langsung dapat atensi dari Kejagung,” tandasnya.
