
Sejumlah pemuda mengatasnamakan Jatim Progress mendatangani Kementerian Dalam Negeri untuk meminta copot Pj gubernur Jawa Timur Adhy Karyono karena memiliki rekam jejak buruk terindikasi terlibat dalam kasus korupsi Bansos Covid-19 dan pernah diperiksa KPK soal LHKPN tak wajar.
Mereka melakukan unjuk rasa depan Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (28/3/2024).
Menurut koordinator aksi, Zainurrahman, Mendagri Tito Karnavian tidak punya komitmen menjalankan aturan tentang pengangkatan penjabat kepala daerah yang bersih dari kasus korupsi karena terkesan memaksakan mengangkat Adhy Karyono sebagai Pj gubernur Jatim.
“Adhy Karyono itu punya rekam jejak buruk, diduga menerima aliran uang haram korupsi Bansos Covid-19 saat masih di Kemensos dan pernah diperiksa KPK soal LHKPN tak wajar,” kata Rahman.
“Kami kesini karena ingin menggugat pengangkatan Adhy Karyono sebagai Pj gubernur Jatim. Kami tidak terima sebagai warga Jatim, seakan tidak ada pejabat yang lebih berintegritas dan bersih dari kasus korupsi di Jatim selain Adhy Karyono itu,” imbuhnya.
Bahkan, lanjut Rahman, Mendagri harus segera mengevaluasi kinerja Adhy Karyono dan segera ganti dengan orang yang bersih dan punya integritas.
“Tak ada tawar menawar dalam hal ini, kami hanya menuntut Pak Tito Karnavian untuk menjalankan komitmen dan aturan yang berlaku untuk mengangkat Pj gubernur yang bersin dan tidak pernah tersandung kasus korupsi,” tegasnya.
Rahman memastikan akan terus melakukan aksi demonstrasi depan Kemendagri sampai Adhy Karyono dicopot sebagai Pj gubernur Jatim.
“Sampai Adhy Karyono dicopot, kami tidak akan berhenti untuk demo depan Kemendagri,” tandasnya.
