Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Asep Japar Diduga Terima Aliran Dana Korupsi Bupati Sukabumi, Aktivis: Golkar Jangan Dukung Cabup Terlibat Korupsi

by Visioner Indonesia
Juli 26, 2024
in Default
Reading Time: 2min read
0
SHARES
8.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Warga di Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan munculnya dugaan korupsi yang dilakukan oleh Bupati Sukabumi Marwan Hamami sebesar Rp. 16 Miliar. Dugaan tersebut muncul setelah adanya temuan selisih Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD yang dikemukan oleh Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sukabumi.

Merespon dugaan korupsi APBD tersebut, Aktivis Sukabumi Jakarta yang juga ketua Perkumpulan Pemuda Keadilan, Dendi Budiman mengatakan dugaan korupsi tersebut harus segera diinvestigasi dan diperiksa oleh pihak yang berwenang. Apalagi menurut Dendi selisih antara APBD yang disepakati Banggar DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi cukup fantastis.

“Saya kira dugaan korupsi yang dilontarkan anggota Banggar DPRD Sukabumi sangat berdasar. Tidak mungkin dan tidak boleh angaran sekelas APBD tidak diketahui oleh Banggar. Aneh dan sangat mencurigakan,” ungkap Dendi kepada awak media, Jumat (26/07/24).

Lebih jauh Dendi menyatakan pihaknya akan melaporkan kasus tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI). Pihaknya bersama kelompok Aktivis Sukabumi bakal menggelar aksi demonstrasi berjilid dan mengawal kasus tersebut sampai tuntas.

“Tidak boleh ada satu rupiahpun uang rakyat yang tidak jelas peruntukannya. Apalagi ini angkanya sangat luar biasa besar. Saya menduga dan menurut informasi Marwan Hamami adalah pemodal utama pencalonan Asep Japar di Pilkada Sukabumi. Jangan sampai uang korupsi digunakan untuk melanggengkan kekuasaan yang korup,” ungkap Dendi.

Marwan Hamami lanjut Dendi merupakan Kepala Daerah terkaya di Jawa Barat. Dirinya menduga selama 5 tahun jadi Wakil Bupati dan 10 tahun jadi Bupati, Marwan Hamami menumpuk kekayaan dengan cara-cara yang tidak dibenarkan secara hukum. Maka itu dirinya meminta agar KPK memeriksa LHKPN Marwan Hamami dan Asep Japar.

“Selama kepemimpinan Marwan, Kabupaten Sukabumi nyaris tidak mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Apalagi ini menjelang Pilkada, telah nampak di depan mata kita ambisi Marwan memenangkan Asep Japar menjadi pelanjut dirinya alias nafsu kekuasaannya. Selain di KPK kita akan menggelar aksi serupa di depan kantor DPP Partai Golkar. Kita yakin Partai Golkar tidak akan memberikan dukungan kepada Calon yang bermasalah apalagi proses pencalonannya diduga dibiayai daribuang hasil korupsi APBD,” pungkasnya.

Previous Post

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Next Post

Peringati Hari Kebaya, Ini Pesan Lucianty Bagi Anak Muda di Muba

Related Posts

Default

INDONESIA JADI KIBLAT PEMASYARAKATAN DUNIA: PEMUDA MUSLIMIN JAKARTA UTARA NYATAKAN DUKUNGAN PENUH ATAS TRANSFORMASI SISTEM PEMULIHAN BERBASIS BUDAYA

April 20, 2026
Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung
Default

Harga LPG Nonsubsidi 12 Kilogram Naik Rp16 Ribu per Tabung

April 19, 2026
Default

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

April 18, 2026
Default

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

April 16, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

April 12, 2026
Default

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved