
Pamekasan – S (47) warga Dusun Congkak Desa Toket Kec. Proppo Kab. Pamekasan yang membela diri dan menyelamatkan orang menjadi korban arogansi dan keangkuhan tetangga, hingga di laporkan ke pihak kepolisian sektor (Polsek) Proppo Pamekasan.
Insiden ini bermula ketika S tersandung dan jatuh disebabkan kabel milik J (pelapor) dipasang secara semrawut dan tidak rapi.
S dikabarkan sudah dua kali menemui J dan meminta agar kabelnya yang menjuntai kebawah segera diperbaiki, S juga menceritakan bahwa dirinya sudah dua kali tersandung akibat instalasi kabel yang berantakan.
Saat dikonfirmasi awak media, S mengatakan bahwa dirinya adalah korban atas kelalai pemasangan kabel milik J.
“Saya ini hanya korban pak, saya hanya ingin keadilan. Kabel yang dipasang itu jelas berbahaya dan sudah membuat saya celaka (terjatuh)”. Kata S kepada awak media.
S juga menuturkan bahwa yang dilakukannya demi menyelamatkan dirinya dan orang yang melewati akses jalan tersebut.
“Dulu loh pak, disini (Desa Toket) ada yang meninggal karena tersandung kabel, arus listriknya ternyata hidup”. Tuturnya.
S menambahkan bahwa pasca pemotongan kabel tersebut dirinya sempat mengunjungi J dan mengakui kesalahannya, S juga mengatakan siap mengganti rugi kabel yang dirinya potong, namun J menolak dan bersikekeh tetap akan memenjarakan S.
Insiden ini sontak memunculkan polemik di tengah masyarakat, karena meski ada unsur perusakan oleh S, kondisi kabel yang semrawut dinilai sebagai bentuk kelalaian dari J yang dapat membahayakan keselamatan umum.
Saat ini kasus tersebut tengah ditangani oleh Polsek Proppo, bahkan S kabarnya sudah menjalani pemeriksan sekali.