Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Bulog : daging impor lebih murah

by Aulia Rachman Siregar
Juni 23, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Bulog : daging impor lebih murah
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Visioner.id Jakarta-  Untuk melakukan stabilisasi harga daging sapi, pemerintah menugaskan Perum Bulog mengimpor daging sapi beku dan menjualnya di harga Rp 80.000 /kg. Dalam rapat kerja dengan Komisi VI hari ini, salah satu anggota Komisi VI menanyakan soal harga daging yang masih dijual mahal di pasaran sekitar Rp 120.000/kg.

 

Menurut Bulog harga pokok penjualan (HPP) daging lokal saja mencapai Rp 90.000-Rp 100.000/kg, harga daging Rp 80.000/kg hanya bisa dicapai oleh daging impor dengan HPP sekitar Rp 70.000/kg.

“Sesuatu yang perlu effort kuat, daging punya dua sumber, lokal dan impor. Masing-masing punya HPP beda. Lokal HPP sedikit lebih mahal dibanding impor, rata-rata impor HPP Rp 70.000- Rp 80.000, HPP lokal Rp 90.000-Rp 100.000/kg,” kata Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/6).

Ia menambahkan tidak bisa memaksakan harga daging lokal bisa semurah harga daging impor ini. Program impor ini juga tidak langsung dapat menurunkan harga daging di pasaran.

“Dilema besar kalau kita memaksa lokal semurah impor karena ada unsur pengorbanan peternak rakyat harus dilakukan gerakan menurunkan harga, program kita bukan untuk menurunkan direct, tapi melalui mekanisme intervensi,” tambah Djarot.

Dengan mekanisme intervensi ini masyarakat dibebaskan untuk memilih membeli daging yang lebih murah, diharapkan dengan banyaknya masyarakat yang membeli daging murah ini harga di pasar bisa ikut turun.

Selain itu ia juga menambahkan penyebab lain daging impor lebih murah dari daging lokal yaitu karena di luar negeri seperti Australia mereka banyak melakukan efisiensi mulai dari pakan ternak hingga rantai pasok yang lebih pendek.

“Mereka punya efisiensi ternak yang lebih baik dari kita sehingga dagingnya jauh lebih murah dari daging kita, efisiensi peternakan mereka punya lahan 1,5 juta hektar sapi dilepas beranak sendiri nggak dikasih makan di sini setiap hari dikasih makan Rp 20.000 bayangkan setahun berapa, disana freebelum lagi pakan kita mahal ada konsentrat, juga jalur distribusi panjang, dan macam-macam,” tutur Djarot. (Vis/Jo)

Tags: daging impor murah
Previous Post

Harga minyak anjlok tetapi produksi minyak PT Pertamina tetap meningkat

Next Post

Pemerintah berkelit daging impor merugikan tengkulak sapi

Related Posts

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya
Ekonomi

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Mei 26, 2026
Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014
Ekonomi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Mei 26, 2026
Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM
BUMN

Gagas Nusantara Imbau Publik Tak Terprovokasi Hoaks Pembatasan BBM

Mei 22, 2026
Harga Emas Turun, Dibanderol Rp3,122 Juta per Gram
BUMN

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Mei 21, 2026
Pastikan Migrasi Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Lewat Penguatan Audit Lapangan
Ekonomi

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

TERPOPULER

Jumali: Semangat Mahasiswa Harus Menjadi Pengingat bagi Negara

Dukung Direksi Baru PT Bukit Asam Tbk, Ketua INSPIRA Jakarta Pusat-Utara Oloan Gani Nyatakan Kesiapan Kolaborasi

Kapolri Buka Suara Soal WA Titipan, JAN: Rakyat Sekarang Punya Alasan Percaya Polri

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Kencana, Ahli Waris Tempuh Jalur Hukum

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Visioner Indonesia: Dr. Herman Layak Melanjutkan Kepemimpinan Sebagai Rektor Definitif UHO

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved