Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Harga minyak anjlok tetapi produksi minyak PT Pertamina tetap meningkat

by Aulia Rachman Siregar
Juni 23, 2016
in Migas
Reading Time: 1min read
Harga minyak anjlok tetapi produksi minyak PT Pertamina tetap meningkat

Visioner.id Jakarta- Meski harga minyak anjlok 69% dalam 18 bulan terakhir, produksi minyak PT Pertamina (Persero) tetap meningkat. Pada 2014 lalu, produksi minyak Pertamina tembus 270.000 barel per hari (bph) dan pada 2015 naik 3% menjadi 278.000 bph, lalu pada Januari-April 2016 ini rata-rata produksi mencapai 307.000 bph.

Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, mengungkapkan bahwa kenyataan ini menunjukkan daya tahan Pertamina. Sekalipun harga minyak anjlok sampai kisaran US$ 20/barel, Pertamina masih dapat bertahan.

“Sampai harga berapa kita masih bisa hidup? Kalau sekarang US$ 20/barel, kita masih bisa hidup,” kata Alam dalam diskusi di Hotel Mandarin, Jakarta, Rabu (22/6).

Penyebabnya, biaya produksi minyak Pertamina sangat rendah, buah dari efisiensi. Pada 2013, biaya produksi per barel US$ 22,1. Pada 2014 naik sedikit menjadi US$ 23,8/barel, kemudian 2015 turun sampai US$ 20,7/barel.

“Tahun 2016 ini sampai April rata-rata biaya produksi hanya US$ 15,6/barel,” Alam menjelaskan.

Terus menurunnya biaya produksi minyak Pertamina ini, sambungnya, merupakan hasil dari upaya-upaya efisiensi. Tapi efisiensi tidak sampai mengurangi produksi karena yang dilakukan adalah membuat program yang efektif, tepat sasaran.

“Yang kita lakukan bukan hanya efisiensi, kita kombinasi efektif dan efisien. Efektif adalah melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan. Misalnya produksi, kita melakukan dengan cara yang benar, jangan over budget, waktunya jangan terlambat, dan sebagainya. Jadi memilih program yang pas kita lakukan,” ujarnya.

Berkat efisiensi dan pelaksanaan program yang efektif ini, biaya produksi Pertamina dapat ditekan rendah tapi produksi terus merangkak naik. Sementara mayoritas perusahaan-perusahaan migas di dunia mengalami penurunan pendapatan secara besar-besaran, pendapatan bersih Pertamina pada 2015 masih tumbuh 1,4%, salah satunya ditunjang oleh kinerja di bisnis hulu. (Vis/jo)

Tags: minyak anjlokproduksi pertamina meningkat
Previous Post

Menkeu Bambang mendukung Holding energi

Next Post

Bulog : daging impor lebih murah

Related Posts

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang
Daerah

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang

Agustus 17, 2026
Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
BUMN

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Agustus 15, 2026
Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru
BUMN

Harga BBM Pertamina Sabtu 8 Agustus 2026: Ada Perubahan? Begini Daftar Terbaru

Agustus 8, 2026
Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi
Daerah

Sulap Sampah Jadi Energi Bersih, Pertamina Perkuat Transisi Energi

Agustus 5, 2026
Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina
BUMN

Kunjungi Tiga Fasilitas Strategis, Komut Pertamina Perkuat Sinergi One Pertamina

Agustus 5, 2026
PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi
Migas

PLN Masuk ke Sekolah, Siswa Diajak Sulap Sampah Jadi Energi

Agustus 4, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved