Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Wakil Ketua DPD RI Diminta Turun Tangan soal Kisruh Proyek Bibit Bawang 46 Milyar

by Aulia Rachman Siregar
Desember 1, 2016
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
Wakil Ketua DPD RI Diminta Turun Tangan soal Kisruh Proyek Bibit Bawang 46 Milyar

Jakarta,IndonesiaVisioner.-Soal pengadaan bibit bawang senilai 46 Milyar di Kabupaten Bima makin menguat, hal ini bisa berdampak pada kelanjutan dan kebaikan nasib Daerah tingkat TK II Bima.

Potensi kejahatan yang bersumber dari kealpaan Bupati Bima telah mencoreng wibawa pemerintahan Jokowi, dua kantor KPUT di segel oleh warga Belo & Woha. Hal yang sama membias pada pemblokiran jalan raya di Desa Kalampa.

Itu sebabnya, saya meminta pada Wakil Ketua DPD RI Bapak Farouk Muhammad (dapil NTB asal Bima) untuk turun tangan sebagai perwujudan dari tugas DPD RI mengawasi pelaksanaan UU Otoda agar Kabupaten Bima tidak dibajak dengan perilaku korup dan curang dalam memanfaatkan alokasi Dana Pusat bagi kelanjutan nasib petani yang murupakan mayoritas warga bima.

Hal ini disampaikan oleh Adi Baiquni selaku tokoh muda Masyarakat Bima di Jakarta (1/12/2016)

Hadirnya jajaran Dirjen Holtikutura di Kabupaten Bima kemarin siang (30/11/2/2016) dengan mengundang sejumlah kelompok Tani serta ditandai pembagian Het Traktor secara simbolik harus dibaca sebagai wujud keresahan bahkan ketakutan pasca terkuaknya implementasi proyek pengadaan bibit bawang yang amburadul, cara-cara seperti ini hanyalah Akalan Bupati Bima yg seolah terlihat bersih ditengah lumpur.

Adi mencotokan, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar yang bernama Ismail hadir sebagai simbol perwakilan petani. Sementara dia selaku pihak yang memerima bibit bawang justru di jual di Kecamatan Monta, hal ini tambah Adi, diperkuat oleh pangakuan KUPT Langguna dalam sidang paripurna Dewan TK II BIMA bahwa Ismail tidak merupakan kelompok tani yang teregister di Administrasi dinas Pertanian, demikian kata Edi Mukhlis anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil IV.

Kami mendukung program pemerintah pusat meningkatkan kesejahteraan petani hidup petani bawang, tapi kami protes karena pelaksanaan yang tidak tepat sasaran dan kehilangan fungsi pengawasan. Kiranya Wakil Ketua DPD RI turun tangan agar mengetahui realitas lapangan yang terjadi. Selain kewajibannya sebagai elite di parlemen, juga beliau (Pak Farouk) tunjukan kepeduliannya terhadap petani bawang. Tutup mantan Aktivis HMI ini (MR. Vis)

Previous Post

Pemuda NTB Jakarta: Dugaan Skandal Korupsi Bibit Bawang Merah di Bima Harus Diusut Tuntas

Next Post

Bakornas LKMI PB HMI Mengecam Oknum yang bawa Bendera HMI

Related Posts

OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari
Ekonomi

OJK: Blokir Ribuan Aplikasi Tak Cukup, 30 Pinjol Ilegal Baru Muncul Setiap Hari

Agustus 9, 2026
Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan
Daerah

Wamenpar: Festival Lembah Baliem Perkuat Ekonomi Masyarakat Papua Pegunungan

Agustus 9, 2026
PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI
Ekonomi

PT PAL Mulai Bangun Kapal Selam Scorpene, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan RI

Agustus 9, 2026
PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi
Daerah

PHK 1.900 Karyawan GNI, Suami Istri Terdampak Efisiensi

Agustus 9, 2026
Danantara Targetkan Deretan BUMN Raksasa IPO, Pegadaian hingga Pelindo
BUMN

Danantara Targetkan Deretan BUMN Raksasa IPO, Pegadaian hingga Pelindo

Agustus 9, 2026
Ekonomi

Angka Kemiskinan Turun ke 8,07 Persen, Ekonom Soroti Kesenjangan dengan Kondisi Riil

Agustus 8, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional

Dasco Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Kamtibmas dan Hoaks Jelang 17 Agustus

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

Harga Cabai & Beras Naik Akhir Pekan Ini, Cabai Rawit Merah Nyaris Rp60.000

TERPOPULER

Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional

Dasco Panggil Panglima TNI-Kapolri, Bahas Kamtibmas dan Hoaks Jelang 17 Agustus

Sudaryono Wajibkan Pejabat BGN Berkantor di Daerah, Masuk Jakarta Harus Izin

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Calon Gubernur BI ke Istana

DPR: 88% Transaksi Judol Pakai QRIS, OJK dan Bank Indonesia Diminta Blokir Sistem

Harga Cabai & Beras Naik Akhir Pekan Ini, Cabai Rawit Merah Nyaris Rp60.000

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved