Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Nelayan tidak wajib ikut BPJS Ketenagakerjaan

by Aulia Rachman Siregar
April 15, 2016
in Politik
Reading Time: 1min read
Nelayan tidak wajib ikut BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta, IndonesiaVisioner- Koordinator Wilayah Masyarakat Peduli BPJS Banten berpandangan BPJS Ketenagakerjaan menjadikan  nelayan sebagai target kepesertaan bukan langkah yang tepat.

Sebab nelayan itu kebanyakan pekerja informal. Dan bukan program yang wajib bagi BPJS Ketenagakerjaan. “Mustinya Target wajib kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan adalah pekerja formal,” kata Aas Syatibi Harsa saat dihubungi. Jumat (15/4/2016)

Lanjut dia, menargetkan para nelayan di beberapa daerah dengan sumber dana dari BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya sudah bertentangan dengan UU BPJS. Dengan demikian maka langkah pemberian stimulan terhadap ribuan nelayan menjadi program yang menghamburkan uang BPJS Ketenagakerjaan.

Belum lagi ribuan nelayan yang melanjutkan stimulan hanya berkisar sedikit orang saja. “Menurut kami langkah tersebut harus dievaluasi. Termasuk iklan di TV nasional,” ungkap Aas.

Kaitan nelayan dan pedagang kain dengan BPJS Ketenagakerjaan apakah sesuai dengan kenyataan dan capaian program kepesertaan?

Menurut Aas sangat tidak masuk akal, sebab jaminan sosial untuk pekerja informal capaian target nya sangat lah jauh panggang dari api. Di wilayah banten khususnya belum terasa efek kinerja direktur utama yang baru BPJS Ketenagakerjaan.

Dari sektor informal di Provinsi Banten masih minim  sejumlah 33ribu, hanya 1% dari total pekerja informal sekitar 3 juta orang. Jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan Banten masih didominasi pekerja dari sektor formal yang mencapai 80 persen.

Meski demikian,  ada sekitar Seratus ribu lebih pekerja di Tangerang dan sekitarnya tidak terdaftar sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol. Berdasarkan catatan kami, baru 2.319 perusahaan di wilayah ini yang terdaftar sebagai peserta jaminan sosial, dengan  246.159 tenaga kerja penerima upah di dalamnya.

Masih sangat banyak perusahaan yang ada di Kota Tangerang dan sekitarnya yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam program BPJS ketenagakerjaan. “Kami menilai BPJS Ketenagakerjaan dari pusat sampai daerah mustinya fokus pada pekerjaan wajibnya yakni peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor formal,” Tutup Aas. (Jasn/Vis)

Previous Post

Pemuda dan Tantangan Era Milenium Abad Ke 21

Next Post

Ahok mengklaim reklamasi dudukung Presiden Jokowi

Related Posts

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan
Politik

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Agustus 19, 2026
Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!
Politik

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Agustus 19, 2026
Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes
Ekonomi

Pajak dan Regulasi Properti Dinilai Mencekik, Taipan Kompak Protes

Agustus 15, 2026
Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah
Politik

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Agustus 15, 2026
Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi
HUKUM

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

Agustus 15, 2026
Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”
Daerah

Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”

Agustus 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

TERPOPULER

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Kubu Febrie: Surat Penyitaan Keluar Lebih Dulu dari Penyidikan

DPR-Pemerintah Finalisasi Regulasi Ojol dan Angkutan Barang, RUU LLAJ Prioritaskan Keselamatan

Peringatan Keras untuk NU: Jangan Biarkan Kepentingan Kuasa Menggerogoti Khittah!

Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Daerah Jabar, Dukung Swasembada Pangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved