Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dosen STIAMI Tanamkan Pentingnya Literasi Digital ke Siswa

by Visioner Indonesia
Juni 14, 2023
in Liputan Diskusi
Reading Time: 3min read
0
SHARES
65
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin memudahkan masyarakat melakukan aktivitasnya. Baik itu pendidikan, pekerjaan maupun lini kehidupan lainnya. Pengguna platform media sosial pun tidak terbatas pada kalangan tertentu saja.

Siswa SMA merupakan salah satu elemen yang memanfaatkan adanya sejumlah media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Twitter, dan sejenisnya. Dalam penggunaannya pun tidak bisa dipungkiri akan membawa hal-hal yang berpengaruh negatif.

Menyikapi hal tersebut, Dosen STIAMI Jakarta berupaya melakukan sosialisasi pentingnya Literasi Digital kepada generasi muda. Melalui pengabdian masyarakat, tenaga pendidik menyasar SMA Budi Luhur Kota Tangerang untuk menerapkan perilaku cakap berkomunikasi di media sosial.

Kegiatan “Pengabdian Masyarakat” yang mengusung tema “Bermedia Sosial yang Sehat” dilaksanakan pada Selasa (13/6/2023) di SMA Budi Luhur, Jalan Raden Saleh, Kota Tangerang. Materi pengabdian dibawakan Rina Raflina, S. Sos., M. I. Kom, Al Mini, S.H., M.I.Kom, dan Syntia Sumartini Putri, S.I.Kom., MM.

Al Mini menuturkan siswa SMA penting untuk memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya berkomunikasi dengan bijak di berbagai platform media sosial. Hal itu agar pengguna dapat terhindar dari risiko-risiko yang dapat timbul akibat cara menggunakan teknologi secara tidak sehat.

“Para remaja atau siswa SMA ini penting untuk memahami literasi digital. Dengan pemahaman yang lebih baik, tentu mereka dapat memanfaatkan media sosial dengan cara yang lebih sehat dan produktif,” ujar Al Mini disela kegiatan berlangsung.

Giat sosialisasi dihadiri puluhan siswa dari jurusan MIPA dan IPS serta guru pendamping masing-masing, juga para pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Para peserta antusias mengikuti rangkaian acara sosialisasi, terlihat dari keseriusan mereka menyimak prinsip – prinsip yang perlu diterapkan dalam berkomunikasi di dunia maya.

Agenda ini juga dilaksanakan guna membantu menciptakan generasi muda yang lebih cerdas dan bertanggung jawab dalam berprilaku termasuk di media sosial. Mereka akan lebih cakap dan mengedepankan etika serta prinsip bermedsos, yakni “Saring sebelum Sharing”.

Sintya menyampaikan bahwaPara siswa harus dibekali pentingnya ilmu Cyberbullying dan cara mengatasinya, dikarenakan di era digital saat ini masih banyak cyberbullying di kalangan remaja. Jadi bijaklah dalam menggunakan media social.

Rina Raflina juga menuturkan bahwa Kecanduan media sosial sangat berbahaya karena mengakibatkan seseorang menjadi anti sosial dalam dunia nyata. Apalagi di kalangan gen Z mereka perlu lingkungan yang sehat untuk tumbuh kembang dan bisa bersosialisasi dengan baik.

Gen Z perlu bimbingan dan perhatian dari orang tua untuk bisa mengurangi pemakaian durasi gadget.
Orang tua sebaiknya memberikan kegiatan yang menyenangkan untuk GenZ berupa pengrmbangan hobi, les yang menunjang pelajaran dan prestasi nereka, sehingga mereka sibuk dengan kegiatan positif dan otomatis mengurangi durasi penggunaan gadget.

Ketua OSIS SMA Budi Luhur, Kyla Anggrahita Wahyudin mengatakan media sosial harus menjadi tempat yang positif bagi penggunanya. Dimana panduan dan etika memanfaatkan kemudahan yang ditawarkannya harus selalu diterapkan agar tercipta keamanan di dunia digital.

“Kita sudah terbiasa dengan sosial media. Untuk menciptakan lingkungan bersosialisasi yang aman secara digital, kita perlu menerapkan sikap yang bijak ketika menggunakannya. Ada namanya panduan dan etikanya,” pungkas Kyla Anggrahita.

Usai mengikuti kegiatan tersebut, para siswa diharapkan dapat menerapkan prinsip “Saring Sebelum Sharing”. Mereka tidak lagi terjebak dalam istilah “yang penting posting”, tetapi lebih kepada pengguna yang selalu “memposting yang penting” di akun media sosialnya masing-masing.

Previous Post

Terkait Komitmen Persiapan Dan Antisipasi Informasi Bohong Jelang Pemilu 2024, Begini Hasil Rakernas Jejaring Pemeriksa Fakta!

Next Post

Jatim Progress Kembali Demo KPK, Minta Gubernur dan Kepala Bappeda Jatim Diperiksa Terkait Dugaan Terlibat Korupsi Dana Hibah

Related Posts

Liputan Diskusi

Bagja dan Visi Politik Generasi Muda HMI: Membangun Pemahaman Dinamika Politik untuk Masa Depan Bangsa

Februari 23, 2025
Liputan Diskusi

Sosialisasi Empat Pilar: Primus Yustisio Tekankan Pentingnya Persatuan di Ciseeng

Desember 17, 2024
Liputan Diskusi

Pilkada DKI Jakarta 2024: Menguatkan Demokrasi dan Menjaga Persatuan Warga

November 24, 2024
Liputan Diskusi

Visioner Indonesia Apresiasi PT Timah Gelar Pendidikan Inklusif Untuk Disabilitas

Juli 26, 2024
Liputan Diskusi

HMI Gelar Diskusi Publik Transformasi Digital UMKM Jadi Prioritas Penguatan Fondasi Ekonomi

April 3, 2024
Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres
Liputan Diskusi

Diskusi Pemilu 2024, FIMC: Pentingnya Menjaga Marwah Para Paslon Capres-Cawapres

Februari 7, 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved