Surabaya-Gagasanindonsia.com, Indonesia Belajar Institut (IBI) yang lahir di bulan November 2013 itu, kembali melaksanakan pertemuan diskusinya pada Jumat 22 Mei 2015 kemaren. Diskusi yang dilaksanakan di Ankringan 57 di Kelurahan Jemurwonosari Surabaya tersebut, dihadiri oleh kurang lebih 15 orang dari kalangan aktifis mahasiswa.
Pertemuan yang kesekian kalinya ini mengangkat tema ‘Perempuan dan Cinta; Tinjauan Kosmologis’ dengan pembicara Mochammad Irfansyah Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya yang juga aktif di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surabaya.
Pembicara memaparkan materinya selama satu jam, mulai jam 20.00 WIB sampai jam 21.00 WIB, setelah pembicara memaparkan materinya, barulah dimulai dengan forum diskusi. “Dalam diskusi ini peserta boleh bertanya, menyanggah, atau memberikan pendapatnya dari sudut pandang yang berbeda” ujar Marlaf Sucipto selaku Direktur IBI yang menjadi Moderator pada diskusi tersebut
Diskusi berjalan sebagaimana diarahkan oleh moderator tadi, bahwa peserta boleh bertanya, menyanggah atau memberikan pendapatnya. Diskusi yang berlangsung sekitar dua jam setelah pemaparan pembicara tersebut begitu ramai dengan banyaknya pendapat dan pemikiran dari sudut pandang yang berbeda yang diutarakan oleh peserta diskusi.
Diskusi tentang Perempuan dan Cinta tersebut akhirnya ditutup oleh moderator dengan kesimpulan “cinta sejati adalah cinta di hati, walau tidak harus memiliki, apalgi menguasai”. (Azmi)
