Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Seorang Wanita Muslim AS, Ditolak kerja Karena Berjilbab

by Redaksi
Juni 3, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
Wanita Muslim
0
SHARES
69
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang wanita Muslim di Amerika Serikat (AS), Samantha Elauf menjadi pemberintaan di media-media setelah dirinya ditolak kerja oleh perusahaan ritel busana, Abercrombie & Fitch, dikarenakan Samantha mengenakan jilbab.

Samantha lantas mengajukan gugatan hukum ke Mahkamah Agung AS dan menang. Dalam putusan yang diputuskan pada hari senin waktu AS, Mahkamah Agung menyatakan bahwa pihak Abercrombie & Fitch dinyatakan bersalah karena menolak Samantha yang merupakan seorang wanita muslim untuk bekerja setelah menyelesaikan proses wawancara kerja.

Topik agama tidak pernah disinggung selama proses wawancara berlangsung di toko busana ternama di Oklahoma itu. Namun, asisten manajer Heather Cooke mengakui bahwa bosnya tidak bisa menerima Samantha karena ia mengenakan jilbab.

Kendati demikian, pengacara dari toko busana tersebut membantah bahwa alasan Samantha tidak diterima bekerja karena jilbab. Tapi, pakaian yang ia kenakan bertentangan dan berbeda dengan yang dikenakan oleh karyawan pada umumnya.

“Pelamar seharunya tidak diperbolehkan dan tetap diam. Majikan mengakui bahwa motivasi agama di balik keputusan itu,” demikian pernyataan dari pihak Abercrombie & Fitch di pengadilan Mahkamah Agung seperti dikutip New York Times.

Sikap Diskriminasi Terhadap Wanita Muslim

Pihak Mahkamah Agung menilai apa yang dialami oleh Samantha merupakan tindakan diskriminasi. Pihak toko busana tersebut telah melanggar UU Hak Sipil tahun 1964 tentang Anti-Diskriminasi.

Hakim Mahkamah Agung Antonin Scalia, membela Samantha yang mengalami sikap diskriminasi. Terlebih selama wawancara kerja tidak disebutkan soal persyaratan agama. “Penggugat perlu menunjukkan bahwa hanya (pakian jilbab) itu kebutuhannya. Dan majikan seharusnya memiliki pengetahuan tentang kebutuhannya,”tulis Scalia seperti yang dilansir New York Times pada Selasa (2/6/2015).

Sikap diskriminasi sebelumnya juga terjadi terhadap seorang wanita muslim di dalam pesawat maskapai Uniter Airlines. Tahera Ahmad wanita muslim yang berusia 31 tahun ini meminta kepada pramugari sekaleg minuman soda yang belum di buka, namun ditolak karena curiga akan dijadikan senjata yang berbahaya.

Anehnya, penumpang lain yang duduk di sebelahnya tidak masalah ketika meminta sekaleng minuman bir yang juga belum dibuka. Akibat perlakuan diskriminasi tersebut, pihak maskapai dikecam oleh para pelanggan.

 

Tags: Abercrombir & FitchAmerika SerikatDiskriminasiSamantha ElaufWanita Muslim
Previous Post

TKI Batal Pancung Pulang Ke Indonesia

Next Post

Kepengurusan Partai Demokrat Tidak Cerminkan Demokrasi

Related Posts

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026
Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang
Luar Negeri

Warning OPEC+: Aset Energi yang Rusak Bakal Berdampak Panjang

April 6, 2026
Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz
Luar Negeri

Daftar Negara yang Tankernya Direstui Iran Menembus Selat Hormuz

April 6, 2026
Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal
Luar Negeri

Heboh Netanyahu Diisukan Meninggal

Maret 16, 2026
Luar Negeri

787 Orang Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran, Konflik Meluas ke 153 Wilayah

Maret 4, 2026
Luar Negeri

Krisis Iran Ganggu Selat Hormuz, Harga Minyak Melonjak Tajam

Maret 2, 2026

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved