Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis

by Aulia Rachman Siregar
April 25, 2016
in Nasional
Reading Time: 1min read
Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis
0
SHARES
161
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner–. Lagi-lagi Ahok menyerang tokoh Partai Politik, kali ini dengan pendiri Partai Amanat Nasion Amin Rais mengenai bahasa Ahok soal penyematan pin demokrasi.

Wasekjen DPP PAN Ahmad Yohan mengatakan, dulu memang Amien Rais pernah titipkan demokrasi padanya dengan menyematkan pin emas. Tetapi kini, setelah Ahok berlaku beringas menculasi rakyat kecil seperti di penggusuran kampung Luar Batang demi reklamasi, sematan demokrasi itu pun luntur dimata Amien.

Ahmad Yohan Dalam keterangan persnya mewakili Amin dan atas nama demokrasi, meminta Ahok untuk segerah menanggalkan pin demokrasi itu, akibat corak dan langgam politiknya yang brutal dan anti rakyat kecil.

Yohan menambahkan, Ahok bukanlah sosok pemimpin yang demokratis, dan nyatanya Ahok cumalah sosok penguasa yang diktator, yang hari-harinya diwarnai amarah dan pembegalan hak rakyat.

”Ahok tak lebih dari penguasa fasis, menjadikan pembangunan sebagai alat memberangus hak sipil rakyat kecil,” Ujar politisi PAN asal NTT ini.

Dengan sadisnya pembegalan hak rakyat itu, yang dipertontonkan Ahok secara represif di ruang publik. Ia mempertanyakan sikap demokrasi Ahok, dan lebih menunjukan watak destroyer demokrasi. Hal itu membuat Amin Rais mengkhawatirkan masa depan demokrasi, jika punya pemimpin yang wataknya seberingas Ahok.

”Pertanyaan paling penting adalah, masih pantaskah pin emas pejuang demokrasi itu, disematkan didada Ahok yang penuh kebencian, keculasan, dan amarah pada rakyat kecil sebagai elan vital demokrasi?” Tanya Yohan

Mencari definisi di ilmu manapun, demokrasi meletakkan rakyat sebagai elan perjuangan. Definisi demokrasi yang paling fundamental adalah membela hak rakyat. Rakyat ada dalam pusaran definisi demokrasi. Bukan mencabut secara represif hak rakyat seperti yang dilakoni Ahok dalam aksi gusur-menggusurnya. Gaya kepemimpinan Ahok itu, seperti mengubur hidup-hidup demokrasi. Ujar Sekretaris Jenderal Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) itu.

Yohan menilai, tabiat Ahok itulah yang membuat Amien risau, jika kelak bangsa ini punya pemimpin berwatak kanibal persis Ahok. (MR. Vis)

Previous Post

Gubernur BI : Penerapan tax amnesty berpotensi adanya dana Repatriasi

Next Post

Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved