Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis

by Aulia Rachman Siregar
April 25, 2016
in Default
Reading Time: 1min read
Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis
0
SHARES
88
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, IndonesiaVisioner-. Lagi-lagi Ahok menyerang tokoh Partai Politik, kali ini dengan pendiri Partai Amanat Nasion Amin Rais mengenai bahasa Ahok soal penyematan pin demokrasi.

Wasekjen DPP PAN Ahmad Yohan mengatakan, dulu memang Amien Rais pernah titipkan demokrasi padanya dengan menyematkan pin emas. Tetapi kini, setelah Ahok berlaku beringas menculasi rakyat kecil seperti di penggusuran kampung Luar Batang demi reklamasi, sematan demokrasi itu pun luntur dimata Amien.

Ahmad Yohan Dalam keterangan persnya mewakili Amin dan atas nama demokrasi, meminta Ahok untuk segerah menanggalkan pin demokrasi itu, akibat corak dan langgam politiknya yang brutal dan anti rakyat kecil.

Yohan menambahkan, Ahok bukanlah sosok pemimpin yang demokratis, dan nyatanya Ahok cumalah sosok penguasa yang diktator, yang hari-harinya diwarnai amarah dan pembegalan hak rakyat.

”Ahok tak lebih dari penguasa fasis, menjadikan pembangunan sebagai alat memberangus hak sipil rakyat kecil,” Ujar politisi PAN asal NTT ini.

Dengan sadisnya pembegalan hak rakyat itu, yang dipertontonkan Ahok secara represif di ruang publik. Ia mempertanyakan sikap demokrasi Ahok, dan lebih menunjukan watak destroyer demokrasi. Hal itu membuat Amin Rais mengkhawatirkan masa depan demokrasi, jika punya pemimpin yang wataknya seberingas Ahok.

”Pertanyaan paling penting adalah, masih pantaskah pin emas pejuang demokrasi itu, disematkan didada Ahok yang penuh kebencian, keculasan, dan amarah pada rakyat kecil sebagai elan vital demokrasi?” Tanya Yohan

Mencari definisi di ilmu manapun, demokrasi meletakkan rakyat sebagai elan perjuangan. Definisi demokrasi yang paling fundamental adalah membela hak rakyat. Rakyat ada dalam pusaran definisi demokrasi. Bukan mencabut secara represif hak rakyat seperti yang dilakoni Ahok dalam aksi gusur-menggusurnya. Gaya kepemimpinan Ahok itu, seperti mengubur hidup-hidup demokrasi. Ujar Sekretaris Jenderal Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) itu.

Yohan menilai, tabiat Ahok itulah yang membuat Amien risau, jika kelak bangsa ini punya pemimpin berwatak kanibal persis Ahok. (MR. Vis)

Previous Post

Sekretaris Jenderal BM PAN : Ahok tak lebih dari penguasa Fasis

Next Post

Sidra Tahta Mukhtar : Keterlibatan TNI dalam penggusuran warga harus dievaluasi

Related Posts

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol
Default

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

Juli 4, 2026
Default

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Juli 4, 2026
Default

SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN BERSAMA ANGGOTA MPR RI ZULFIKAR ARSE SADIKIN, S.I.P., M.Si

Juli 2, 2026
Default

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA APRESIASI LANGKAH MENTERI IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN DALAM MENDORONG PEMBINAAN WARGA BINAAN MELALUI PROGRAM AMNESTI DAN KOMPONEN CADANGAN (KOMCAD

Juli 1, 2026
Default

Warga Soroti Mobil Dinas Pemkot Bogor yang Sering Nginep di Rusunawa Menteng Asri

Juni 21, 2026
Default

Roni Anjari Soroti Maraknya Intervensi Ormas terhadap Perjanjian Privat di Kawasan Industri Karawang

Juni 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

TERPOPULER

Jaga Jakarta Diuji di Matraman, JAN: “Kita Jaga Kota Kita, Masyarakat Jangan Terprovokasi”

Dasco: Komisi II Serap Aspirasi Parpol Nonparlemen di Masa Reses, Cegah JR Berulang

Polri Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf, JAN Minta Publik Tenang dan Percaya Proses Hukum

Mengawal Keadilan Energi: Penertiban BBM Subsidi Demi Perlindungan Rakyat Kecil

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Hubungan Febrie Adriansyah dan Don Ritto: Satu Kampung

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved