Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Sekjen Inkop TKBM: kami tidak diundang kemenhub bicara buruh bongkar muat

by Aulia Rachman Siregar
Desember 7, 2017
in Nasional
Reading Time: 1min read
Sekjen Inkop TKBM: kami tidak diundang kemenhub bicara buruh bongkar muat
0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta– Aksi mogok nasional senin 4/12/2017 yang dilakukan oleh Induk Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan  bersama Federasi Serikat Pekerja dan Serikat Pekerja TKBM di hampir semua wilayah kerja Pelindo 1 hingga 4 dinilai cukup massif.

Namun belum bila diukur dari sisi tuntutannya karena kurang berhasil mendudukkan kembali aturan lama terkait bisnis TKBM di pelabuhan. Pendapat itu disampaikan oleh Hermansjah Roesli  sekjen Induk koperasi TKBM pelabuhan di jakarta.

Kami memang berhasil menekan institusi terkait untuk merevisi aturannya namun tidak sesuai dengan tuntutan kami. Permintaan kami bukan merubah aturannya tapi mencabutnya karena kami anggap mengecikan peran dan posisi koperasi dan menekan buruh bongkar muat pelabuhan sebagai anggotanya, katanya.

Posisi koperasi TKBM pelabuhan terpinggirkan dan malah ada indikasi PT dan koperasi umum boleh sebagai pengerah TKBM. Bahkan tentunya akan terjadi benturan satu sama lain yang pasti iklim kondusif tidak dapat tercipta, lanjutnya.

Dalam surat udangan dari Kementrian perhubungan untuk pembahasan lanjutan terkait isu itu, koperasi TKBM dan pekerja atau buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja juga tidak diundang. Harusnya sebagai stake holder terkait kepelabuhanan kami juga harus diajak bicara,  tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh koordinator Indonesian Working Group for Labour (IWGL) Subhan Hadil.

Menurutnya pemerintah melalui institusi terkait kepelabuhanan harus menciptakan kondisi pelabuhan yang stabil, kondusif dan mensejahterakan buruh bongkar muat.

Harusnya pemerintah jadi inisiator stabilitas di pelabuhan dengan merangkul semua stake holder termasuk buruh TKBM dan Koperasi, katanya.

Perbaikan kesejahteraan buruh TKBM  harus jadi prioritas utama pemerintah sebagai regulator,  termasuk juga Pelindo dan anak perusahaan,  perusahaan jasa pelabuhan swasta lainnya,  Perusahaan Bongkar Muat (PBM)  dan koperasi TKBM tempat buruh menjadi anggotanya.

Harus dikaji betul apakah regulasi yang dibuat itu selain ingin menciptakan efisiensi dan efektifitas juga  harus menimbang kepentingan buruh TKBM (faktor sosial) nya, tutupnya

Previous Post

Sensasi Mancing Tuna di Perairan Ternate Alor ditemani “Dolphin”

Next Post

Staf Khusus Menteri Desa, PDTT Lantik PB AMI

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani
Ekonomi

Simak Bukti Kebijakan di Balik Swasembada & Kesejahteraan Petani

April 27, 2026
Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved