Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ketua Garda Nawacita, Hati – Hati Prabowo Subianto Masuk Kandang Musuh.!!

by Visioner Indonesia
Oktober 23, 2019
in HUKUM, Nasional
Reading Time: 1min read
Ketua Garda Nawacita, Hati – Hati Prabowo Subianto Masuk Kandang Musuh.!!
0
SHARES
246
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Ketua Komite Nasional Garda Nawacita (KN – GN) Abdullah Kelrey mengatakan bahwa masuknya Prabowo Subianto dalam kabinet jokowi jilid II dengan alasan menjaga keutuhan NKRI dan turut serta membangun bangsa hanya kamuflase belaka.

Pun demikian, lanjut aktivis akrabnya disapa Bung Rey mengatakan, jangan hanya kepentingan kelompok dan partai kalian mengorbankan banyak pihak. “ingat bahwa pak prabowo itu, punya pengikut setia di setiap beliau mencalonkan diri sebagai presiden RI, jadi bukan saja gerindra, melainkan ada masyarakat umum yang hari ini di korbankan”. Ujar Ketua Komite Nasional Garda Nawacita Abdullah Kelrey melalui pesan Whats Up nya, Rabu, (23/10/2019)

Lebih lanjut dia mengatakan bahwwa ada terjadi tiga hal, ketika prabowo berada dalam poros kekuasaan negara (pemerintahan)

Pertama adalah bisa jadi Prabowo Subianto akan menjadi pengkhianat ummat dengan cara melakukan kamuflase seperti Snouck Hurgronje dahulu yang rela masuk Islam sehingga dianggap ulama oleh masyarakat Aceh. Baca : Snouck Hurgronje.

Kedua mungkin Prabowo Subianto melakukan operasi di tubuh Jokowi untuk menyingkirkan pengaruh. Atau Jokowi memang benar – benar membutuhkan Prabowo untuk melakukan counter pengaruh Amerika dan China di Indonesia. terangnya

Menurutnya jika poin pertama dan kedua akan terjadi maka sangat berbahaya bagi perjalanan bangsa kedepan. “Harus hati – hati”. Karena Prabowo Subianto berhasil masuk kandang lawan.

Kalau poin ketiga saya pikir Presiden Jokowi tidak usah butuh Prabowo Subianto. sambungnya

Selain itu, Kelrey pun sangat heran kok aktivis 98 yang berada di kubu Jokowi hanya berdiam, padahal dahulunya mereka melawan Prabowo Subianto dan Trah Cendana.

“Bagi saya trah orde baru atau cendana jangankan jadi Presiden atau Mentri, jadi ketua RT saja seharusnya tidak boleh” Pungkasnya

Previous Post

PB HMI Desak KCIC Tanggung Jawab atas Terbakarnya Pipa Penyaluran BBM 

Next Post

BPIP sebut Permainan Tradisional Hompimpa dan Gobak Sodor sarat Nilai Pancasila

Related Posts

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas
Nasional

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

Juni 3, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas
Daerah

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

Mei 26, 2026
Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana
Nasional

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

Mei 21, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026
Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit
HUKUM

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

April 27, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

TERPOPULER

“Bukan Hitungan Hari, Tapi Bobot Negeri” Dasco Ajak Debat Diplomasi Naik Kelas

LHK: Stabilitas Pemerintahan Kota Kendari Tetap Terjaga di Tengah Berbagai Isu

Polemik Pernyataan Wamentan soal Petani Happy, Publik Diminta Baca Utuh Konteksnya

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Airlangga Pastikan Tekanan Rupiah Terkendali, Beda 2004-2014

Masyarakat Sumatera Mulai Rasakan Percepatan Pemulihan, Dasco Terus Kawal Satgas

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved