Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Dukung KPK Pecat Novel Baswedan CS, AMPD Lakukan Aksi Teatrikal di Depan Gedung KPK

by Visioner Indonesia
September 27, 2021
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Ratusan pemuda mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) melakukan aksi demonstrasi di depan gedung Komisi Pemberantasa Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) Kuningan, Jakarta Selatan.

Mereka menyoroti polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai proses alih status kepegawaian menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN) yang tak kunjung selesai, sekaligus memberikan dukungan penuh kepada KPK dalam memberantas korupsi.

Menurut Imam Hanafi Abdullah, selaku koordinator aksi, menyatakan bahwa kedatangannya dengan banyak massa untuk memberikan dukungan kepada KPK dalam polemik TWK dari 56 pegawai yang dinyatakan tidak lolos tes.

“56 pegawai yang tak lolos tes wawasan kebangsaan itu barisan sakit hati, alih-alih dikhianati, justru mereka sendiri yang tak memenuhi kapasitas dalam syarat menjadi ASN. Kami dukung KPK, tidak boleh takut dengan 56 pegawai itu. Kalau perlu percepat SK pemberhentiannya,” ujar Imam, Senin (27/09/2021).

“Alih status kepegawaian KPK itu sudah sesuai konstitusi, yang tak lolos silahkan angkat kaki, tak perlu banyak dalih seperti suci sendiri,” tambah Imam.

Bahkan, menurut Imam, narasi yang dibangun selama ini seakan ada diskriminasi bahkan ketidak adilan bagi 56 pegawai itu sehingga membuat masyarakat terpecah.

“Mereka sengaja menggiring opini demi mengambil simpati publik, konsekuensinya sangat fatal bahwa sebagian termakan dengan provokasi dan menganggap pegawai KPK yang tidak lolos adalah korban ketidak adilan padahal semua sudah sesuai dengan konstitusi,” beber dia.

Imam juga menyayangkan adanya KPK tandingan yang dibentuk oleh Novel Baswedan dan teman-teman lainnya, yang juga tidak lolos TWK KPK.

“Kami sangat sayangkan adanya KPK tandingan yang dibentuk Novel CS, sejatinya tidak perlu begitu. TWK sudah sesuai konstitusi, mengapa mereka masih merasa benar sendiri?! Merasa terdzolimi?! Tidak ada begitu!! Semua proses sudah sesuai Undang-undang,” tegas Imam.

“Kami akan turus dukung KPK untuk fokus memberantas korupsi, jangan urusin 56 pegawai yang masih tidak sadarkan diri. Barisan sakit hati tak pantas dikasihani,” tutup Imam.

Selain orasi, mereka melakukan aksi teatrekal pengusiran roh jahat menggunakan dukun dan ustadz.

“Dukun dan ustadz ini akan mengusir roh jahat yang merasuki pegawai yang tidak lolos TWK, semoga dengan cara ini bisa menyadarkan mereka untuk tidak terus mengadu domba rakyat hanya karena tidak terima kalau tidak lolos TWK,” teriak orator.

Berikut tuntutan lengkap AMPD dalam rilis yang diterima media. Pertama, segera hengkang pegawai yang tak lolos TWK. Kedua, KPK hebat, KPK kuat tanpa 56 pegawai KPK tak lolos TWK. Ketiga, lawan segala bentuk adu domba & pemecah belah bangsa. Keempat, dukung KPK menjalankan tugas dan fungsinya memberantas korupsi di negeri ini.

Tags: KPK
Previous Post

Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia memiliki Ketua Umum Baru

Next Post

KOTA BOGOR SIAP SUKSESKAN MUNAS LAPMI PB HMI KE-IX

Related Posts

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik
Nasional

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Agustus 1, 2026
Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan
Nasional

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

Juli 31, 2026
RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi
Nasional

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

Juli 31, 2026
Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik
HUKUM

Hoegeng Awards 2026, Momen Polri Tegaskan Komitmen Integritas dan Kepercayaan Publik

Juli 31, 2026
Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG
Nasional

Zulhas Jelaskan 2 Skema untuk Tertibkan 13.000 SPPG

Juli 30, 2026
Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?
Nasional

Prabowo akan Ajukan Destry Damayanti ke DPR, jadi Gubernur BI?

Juli 30, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

TERPOPULER

Hoegeng Awards 2026: Polisi Berintegritas, Wajah Baru Polri di Mata Publik

Dasco Atur Ulang Formasi PPPK, Beban Gaji 39 Daerah Mengkhawatirkan

RKIH Muda: Kunjungan Gibran ke Pabrik Motor Listrik Bukti Nyata Dukung Transisi Energi

MoU RI-Albania, Menteri P2MI Bawa PMI Terampil ke Albania, Eropa Jadi Pasar Baru

Perhimpunan Guru Minta Pemerintah Keluarkan Anggaran MBG dari Pendidikan di APBN 2027

KPK Evaluasi Sistem Internal Usai OTT Pegawainya dan Bupati Pemalang

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved