Jakarta, 31 Juli 2026 – Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke pabrik perakitan motor listrik PT Tangkas Motor Listrik di Tangerang, Kamis (30/7), mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Pengurus RKIH Muda, Romadhon, menilai langkah ini sebagai bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung transisi energi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
“Gibran tidak hanya bicara, beliau turun langsung melihat proses produksi, berdialog dengan para pekerja, bahkan menjajal sendiri motor listrik X7. Ini adalah simbol bahwa pemerintah serius mendorong hilirisasi dan kemandirian energi,” ujar Romadhon, Jumat (31/7).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi oleh siswa SMK dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Ia menyempatkan diri berdialog dengan para pelajar dan menekankan pentingnya link and match antara dunia pendidikan dan industri kendaraan listrik. Gibran juga mendorong agar kurikulum pendidikan diselaraskan dengan kebutuhan industri agar lulusan siap pakai dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Yang menarik, Gibran secara khusus menyoroti peran pendidikan vokasi. Beliau ingin agar SMK dan politeknik menjadi ujung tombak penyiapan SDM yang kompeten di sektor kendaraan listrik. Ini visi jangka panjang yang patut diapresiasi,” kata Romadhon.
Romadhon menambahkan bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak hanya berdampak pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM. Dengan hilirisasi industri baterai dan perakitan kendaraan listrik, nilai tambah akan tetap dinikmati di dalam negeri dan membuka lapangan kerja baru.
“Langkah Gibran ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mendorong kemandirian energi dan hilirisasi industri. Kami melihat ini sebagai kerja nyata yang berdampak luas, bukan sekadar seremonial belaka,” tegas Romadhon.
RKIH Muda berharap kunjungan ini menjadi awal dari percepatan pembangunan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, mulai dari hulu (tambang dan baterai) hingga hilir (perakitan dan pemasaran). Dukungan pemerintah, industri, dan dunia pendidikan dinilai kunci keberhasilan transisi energi di Indonesia.
“Kami mendorong agar kunjungan ini tidak berhenti di sini. Gibran dan pemerintah perlu terus memastikan regulasi, insentif, dan infrastruktur pendukung kendaraan listrik berjalan sinergis. Dengan begitu, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pemain utama dalam industri kendaraan listrik global,” pungkas Romadhon.






