Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polisi Gebuk Masyarakat Rempang, BEM Indonesia: Polri dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit, Terkesan Ugal-Ugalan

by Visioner Indonesia
September 13, 2023
in Nasional
Reading Time: 2min read
Polisi Gebuk Masyarakat Rempang, BEM Indonesia: Polri dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit, Terkesan Ugal-Ugalan
0
SHARES
192
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Bentrokan antara aparat kepolisian dan masyarakat Pulau Rempang menjadi sorotan berbagai kalangan dan ramai diperbincangkan publik. Berawal dari usulan Pulau Rempang masuk dalam Proyek Strategis Nasional Kawasan Rempang ECO City yang disponsori PT.MEG anak perusahaan milik Tomy Winata dan BP Batam dengan nilai proyek ratusan trilyun.

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa Indonesia (BEM Indonesia) Yaser Hatim menilai bahwa proyek tersebut tidak memperhitungkan dampak sosiologis masyarakat pulau Rempang, karena jalan yang dipilih pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah jalan kekerasan lewat tangan Polri.

“Ganti rugi yang didapatkan tidak merata dan tentunya tidak bisa menjamin kehidupan masyarakat Pulau Rempang kedepan. Ribuan keluarga dipaksa meninggalkan tanah kelahiran dan dilenyapkan kehidupannya seperti tidak punya hak untuk tinggal dan hidup menumpang dinegeri ini, ditambah lagi refresifitas Polri yang ugal ugalan mengesankan Polri bekerja dibawah telunjuk investor” Katanya kepada Wartawan, di Jakarta, Sabtu (9/923).

Pengawalan dan pengamanan aparat kepolisian dalam menertibkan proses relokasi masyarakat Rempang dari tindakan represif aparat keamanan menghadapi protes dan perlawanan dari masyarakat Rempang.

Yaser menilai tembakan peluru karet dan gas air mata secara sporadis tanpa pandang bulu menyisakan pilu di bumi Rempang. Kondisi tersebut, membuat bersatunya masyarakat yang dirugikan bangkit melawan untuk menuntut hak – haknya.

“Hal ini menjadi dasar bahwa humanisme aparat keamanan hilang ditelan kekuasaan yang menindas. kepentingan bisnis si Fulan atas nama pembangunan kemudian rakyat Rempang yang dikorbankan,” ujarnya.

Menurut Yaser, Masyarakat Rempang butuh dialog yang setara antar sesama anak bangsa tentang nasib mereka kedepannya.
Tindakan pengusiran paksa masyarakat Rempang dari tanah tempat tinggalnya tentu hanya memperpanjang persoalan.

“Protes sampai perlawanan pasti akan terus berlanjut karena kebuntuan dan ketidakjelasan proses pembayaran ganti rugi dan jaminan keberlanjutan kehidupan masyarakat Rempang yang dirampas penguasa dan pemodal,” tuturnya.

Yaser juga menambahkan keberpihakan aparat keamanan/kepolisian sudah jelas dan memperlakukan masyarakat Rempang sebagai lawan yang harus disingkirkan karena menghambat pembangunan. Aparat keamanan dan abdi negara harus berpihak pada rakyat bukan pada pemodal atau proyek pembangunan yang belum tentu mensejahterakan rakyat. Apalagi proyek Rempang ecocity dipastikan 80 tahun Return of Invesmentnya melampaui angka harapan hidup manusia Indonesia, terlebih lagi disupport APBN yang berasal dari rakyat.

“Bentrokan masyarakat Pulau Rempang tentu akan berlanjut dan berefek ketempat lain karena sudah banyak peristiwa serupa yang belum selesai seperti perlawanan Masyarakat Wadas dan lainnya,” tutupnya.

Previous Post

Kesbangpol Kota Jakarta Pusat adakan sosialiasi Sukseskan Pemilu tahun 2024. HMI Jakpustara turut kawal Pentingnya Pemilih Pemula

Next Post

Strategi Kebudayaan Penting untuk Mewujudkan Politik yang Lebih Bermartabat

Related Posts

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan
Nasional

Rapat Paripurna DPR Hari Ini: RUU PPRT dan RUU PSdK Disahkan

April 21, 2026
MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan
Nasional

MPR Puji Langkah Presiden Prabowo Prioritaskan MBG untuk Anak yang Membutuhkan

April 19, 2026
TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten
Nasional

TNI Akan Bangun Batalyon Pembangunan di Seluruh Kabupaten

April 19, 2026
PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi
Ekonomi

PDIP Kritik Pemerintah Soal Kenaikkan Harga BBM Non Subsidi

April 19, 2026
Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’
Nasional

Seskab Teddy Soroti Fenomena ‘ Inflasi Pengamat’

April 11, 2026
Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal
Nasional

Dianggap Berjarak dengan Pemerintah, Ombudsman akan Benahi Internal

April 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

TERPOPULER

Tantangan Kemenkes: 1 Juta Anak Belum Imunisasi

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

Simak Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian 24 April 2026

Harga Emas Termurah dalam Hampir 3 Minggu, Jual atau Beli?

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved