
VISONER | Jakarta – Sosialisasi sukseskan pemilu tahun 2024 oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangbol) Kota Jakarta Pusat di aula Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Himpuanan mahasiswa Islam HMI Cabang Jakarta Pusat-Utara turut menjadi tamu Undangan pada acara yang diselenggarakan.
Dalam acara tersebut disambut dan dibuka lansung oleh kepala Kesbangpol Kota Jakarta pusat. Dan acara tersebut berjalan sesuai dengan jadwal acara yang sudah dipersiapkan oleh Pemkot suku badan Kesbangpol Jakarta pusat.
Pada acara tersebut juga turut menghadirkan Christia Nelsol Pangkey selaku Ketua Bawsalu kota administrasi Jakarta Pusat dan Achmad Husein Borut Ketua divisi Perencanaan, Data dan Informasi Komisi Pemiliahn Umum (KPU) kota Jakarta Pusat.
Pemilihan Umum serentak pertama kali akan berlangsung pada tahun 2024. Pemerintah mendorong semua pihak untuk menciptakan Pemilihan Presiden, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah secara damai.
Azhari DzulQarnain Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Jakarta Pusat-Utara mengingatkan semua pihak untuk melakukan edukasi kepada pemilih pemula perlu mendapatkan edukasi politik di tengah membanjirnya arus informasi di media sosial dan platform digital.
Dalam kesempatan ini Azhari DzulQarnain pun turut menghadiri acara Sosialisasi Sukseskan Pemilu 2024 yang di selanggarakan oleh Kesbangpol Jakarta Pusat bertempat di Aula Dinas Pendidikan Jalarta Pusat.
“Berbagai macam narasi menyambut pesta demokrasi tersebut membanjiri berbagai platform media digital. Jangan lupa di pemilu 2024 ini lebih dari 52% pemilih adalah pemilih pemula dan pemilih muda. Nah ini yang paling penting, bagaimana kita mengkomunikasikan, bagaimana kita mensosialisasikan makna Pemilu yang sukses”, ujar Azhari.
Menurutnya, posisi pemilih pemula dalam pemilu 2024 mendatang mempunyai antusiasme tinggi dengan dibarengi derasnya arus ruang digitalisasi.
“Tentunya peran semua pihak perlu dilibatkan untuk memberikan edukasi politik dan hak pilih mereka, agar nanti nya tak terjerumus sebagai pemilih golput.”, ucap Azhari.
Azhari mendorong agar penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU menciptakan iklim yang menyenangkan dan transparan dalam menyambut Pemilu 2024.
Ia berharap pemerintah aktif melakukan sosialisasi kepada para pemilih pemula. Dengan begitu, anak-anak muda mampu menjadi pemilih yang cerdas.
“Yang perlu didorong adalah bagaimana mereka mendapatkan informasi komprehensif terkait Pemilu ini. Karena untuk bisa meningkatkan partisipasi perlu ada transparansi, jadi harus setransparan mungkin informasi yang dibuka”, papar Azhari.
Azhari juga mengajak seluruh teman-teman OKP dan Ormas sekaligus LSM khususnya di wilayah Jakarta pusat, saling memberikan indukasi, wawasan tentang pentingnya Hak Pilih masyarakat untuk pemilu tahun 2024 mendatang.
Sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah kota Jakarta pusat dari setiap stakeholder baik Kesbangpol, Bawaslu Jakarta Pusat dan KPU Jakarta pusat, dalam rangka bersama sama mengawal hak pilih Pemula agar tersampaikan demi sukseskan pemilu 2024 ini dengan baik.
