Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Komisi I DPR: Adanya penolakan UU TNI karena belum paham substansi

by Visioner Indonesia
Maret 26, 2025
in Nasional
Reading Time: 2min read
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Dave Laksono Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI

Jakarta (VISIONER ) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menilai adanya berbagai aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) TNI yang sudah disetujui oleh DPR RI karena belum memahami isi substansi dari perubahan UU tersebut.

Menurut dia, ada sejumlah tafsir pribadi yang terus berkembang hingga meyakini tafsir mengenai UU tersebut padahal tidak benar. Dia menegaskan bahwa UU TNI justru membatasi personel TNI dalam mengisi jabatan sipil.

“Ini saya melihatnya ada hambatan komunikasi, isinya gimana, draf akhirnya belum diterima,” kata Dave kepada ANTARA di ANTARA Heritage Center, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan bahwa UU tersebut hanya menambahkan jabatan sipil yang sebenarnya saat ini sudah diisi oleh TNI aktif, di antaranya BNPT, BNPB, hingga BNPP.

“Dengan begitu ada 14 jabatan sipil yang bisa diisi oleh TNI aktif, di luar itu maka TNI aktif harus mundur atau pensiun,” ujarnya.

Selain itu, dia pun akan segera berkoordinasi dengan pihak kesekretariatan DPR RI untuk mengatasi masalah draf UU TNI baru yang belum diunggah ke laman resmi DPR.

Menurut dia, draf tersebut seharusnya sudah harus bisa dilihat di laman DPR RI.

“Kalau dikhawatirkan TNI over ke ranah sipil, ranah penegakan hukum, ke kepolisian, itu dipastikan tidak ada,” kata Dave.

Mengenai penambahan usia dinas atau perpanjangan batas pensiun, kata dia, hal itu diubah salah satunya agar Presiden tidak sering mengganti personel TNI yang berpangkat bintang empat.

Menurut dia, akhir-akhir ini ada beberapa perwira TNI yang berpangkat bintang empat hanya berdinas selama satu tahun. Padahal, kata dia, perwira tersebut masih memiliki tugas yang belum terselesaikan.

“Tertentu bintang empat itu hanya satu tahun sudah harus pensiun maka Presiden harus cari lagi, harus adjust lagi, harus ganti, padahal tugas sudah cocok dan tugas masih banyak,” katanya.

Previous Post

Polri Harus Tegas, Demokrasi Tak Boleh Lumpuh Oleh Anarki

Next Post

Hasto siap hadapi sidang tanggapan JPU terhadap nota keberatannya

Related Posts

Energi

Bahlil Ungkap Arah Dewan Energi Nasional (DEN) 2026-2030

Januari 29, 2026
HUKUM

Komite Reformasi Polri Lapor Rekomendasi ke Prabowo Akhir Januari

Januari 22, 2026
Nasional

DPR Buka Peluang RUU Pemilu dan RUU Pilkada Dibahas Bersama

Januari 21, 2026
Nasional

Direksi Minta Tantiem saat BUMN Rugi, Prabowo: Tidak Tahu Malu

Januari 13, 2026
Nasional

Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus MalangĀ 

Januari 13, 2026
Nasional

Pandji yang Berisik, Tompi yang Nyuntik, Gibran yang Gacor!

Januari 8, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Aktivis Nusantara: Sinergi Sipil-Polri Fondasi Utama Keamanan Nasional yang Demokratis

Usut Tuntas Mafia Migas: GEMA Nasional Desak Kejaksaan Agung dan KPK RI Periksa Erick Thohir dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri

Polemik Berakhir di SKP2: Benarkah Blunder Komunikasi Menjadi Pemicu Evaluasi Besar di Polri?

Kadiv Humas Polri Johnny Isir Sebut Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

BGN Buka Diri Terhadap Kritik: Transparansi Jadi Kunci Menjaga Mutu Makan Bergizi Gratis

TERPOPULER

Aktivis Nusantara: Sinergi Sipil-Polri Fondasi Utama Keamanan Nasional yang Demokratis

Usut Tuntas Mafia Migas: GEMA Nasional Desak Kejaksaan Agung dan KPK RI Periksa Erick Thohir dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri

Polemik Berakhir di SKP2: Benarkah Blunder Komunikasi Menjadi Pemicu Evaluasi Besar di Polri?

Kadiv Humas Polri Johnny Isir Sebut Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

BGN Buka Diri Terhadap Kritik: Transparansi Jadi Kunci Menjaga Mutu Makan Bergizi Gratis

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved