Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Polri Harus Tegas, Demokrasi Tak Boleh Lumpuh Oleh Anarki

by Visioner Indonesia
Maret 26, 2025
in HUKUM
Reading Time: 2min read
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Karawang Pendemo Rusuh Tolak RUU TNI

Jakarta, (Visioner)– Ketua Jaringan Aktivis Nusantara (JAN), Romadhon Jasn, tak ragu memuji ketegasan Polri menghadapi ricuhnya aksi penolakan RUU TNI di Karawang, 25 Maret lalu. Baginya, Polri bukan sekadar penutup celah, tapi tiang penyangga ketika negara digoyang oleh mereka yang mengira kekacauan adalah kebebasan. “Polri tegas, itu fakta yang tak bisa dibantah. Tanpa mereka, kita cuma punya ilusi bernama demokrasi,” katanya kepada wartawan , Rabu malam, (26/3/2025)

Romadhon menyoroti apa yang terjadi di depan DPRD Karawang: demonstrasi yang bermetamorfosis jadi perusakan. “Pagar dirobohkan, pintu dirusak—ini bukan aspirasi, ini vandalisme berbaju perjuangan,” tegasnya. Ia mendukung penuh Kapolres Karawang AKBP Edward Zulkarnain yang menyebut pelaku sebagai “kelompok kriminal.” “Itu bukan tuduhan, itu realitas. Mereka yang merusak fasilitas negara adalah musuh logika, bukan pembela rakyat,” tambahnya.

“Demokrasi itu soal nalar, bukan otot. Ketika massa beralih dari dialog ke palu, mereka mengkhianati esensi kebebasan,” ujar Romadhon. Ia memandang tindakan Polri—dengan gas air mata dan water cannon—sebagai tameng yang menyelamatkan negara dari jurang anarki. “Kalau Polri tak berdiri tegak, yang tertawa adalah mereka yang siap jadikan republik ini pasar malam tanpa aturan,” katanya, dengan nada yang menggugat.

Ia tak segan menghajar ilusi para pendemo. “Mereka bilang tolak RUU TNI demi rakyat, tapi aksinya justru melukai rakyat. Ini kontradiksi mematikan: kebebasan yang memasung kebebasan,” ungkapnya.

Menurut Romadhon, aksi semacam ini adalah parasit yang bisa melumpuhkan demokrasi, terutama menjelang Lebaran saat stabilitas jadi harga mati.

Dukungan pada Polri, baginya, adalah sikap yang tak bisa ditawar. “Polri cari ambulans untuk tolong korban, bukan jebak demonstran seperti fitnah murahan itu. Mereka kerja di tengah chaos, tapi tetap pegang prinsip,” katanya, merujuk bantahan Edward soal hoaks ambulans. Koordinasi Polri-TNI, menurutnya, adalah bukti negara tak gentar pada provokasi.

“Polri harus tegas, tapi tak boleh sembarangan. Itu dialektika yang harus dijaga,” Romadhon memperingatkan. Ketegasan adalah alat untuk melindungi, bukan untuk menindas. “Kita butuh polisi yang jadi benteng, bukan algojo,” tambahnya, menawarkan keseimbangan di tengah sorakannya.

“Negara ini punya kita semua, bukan cuma mereka yang rusuh atas nama ideologi,” tutup Romadhon. Ia menyerukan Polri tetap tegak, sementara rakyat belajar membedakan suara dari keributan. “Kalau ini dibiarkan, demokrasi kita cuma jadi puing-puing yang dikira trofi oleh perusuh,” katanya, dengan nada yang menusuk hingga ke tulang.

Previous Post

Himpunan Aktivis Mahasiswa Jawa Timur Gandeng Lantas Mojokerto untuk Keselamatan Mudik 2025

Next Post

Komisi I DPR: Adanya penolakan UU TNI karena belum paham substansi

Related Posts

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

TERPOPULER

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

BMKG: Waspada hujan ringan guyur sebagian besar wilayah RI pada Sabtu

Menhut klarifikasi isu keterlibatan dalam OTT KPK Bupati Kuansing

Geliat Ekonomi Menjelang Awal Masuk Sekolah

Penampakan CNG Merah Putih 3 Kg, Lebih Besar dari Gas Melon?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved