Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi, Tak Perlu Tunggu Petugas!

by Visioner Indonesia
Agustus 15, 2026
in Nasional
Reading Time: 2min read
Kepala BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dikonsumsi, Tak Perlu Tunggu Petugas!

Jakarta, 16 Agustus 2026 – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa masyarakat, khususnya siswa, tidak perlu menunggu petugas untuk menolak makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak layak konsumsi. Ia meminta agar makanan yang diragukan kualitasnya segera dikembalikan.

“Bagi anak-anak atau guru, apabila melihat makanan tidak layak, laporkan. Tidak perlu menunggu petugas, tolak saja,” tegas Sudaryono di Kantor BGN, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).

Perbaikan Tata Kelola Pasca Keracunan

Pernyataan ini merupakan bagian dari upaya perbaikan tata kelola MBG pasca insiden keracunan massal di Semarang dan Jayapura. BGN kini menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran keamanan pangan. Dapur MBG yang melanggar standar operasional prosedur dikenai sanksi tegas, termasuk peringatan hingga penghentian operasional permanen .

Selain itu, BGN memperketat sistem pengawasan dengan menerapkan standar higiene dan sanitasi, serta mewajibkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi setiap dapur MBG. Sebanyak 950 dapur terancam ditutup permanen jika tidak memenuhi persyaratan .

Libatkan Satuan Pendidikan

BGN juga mendorong keterlibatan satuan pendidikan, seperti kepala sekolah dan guru, dalam mengawasi kualitas menu MBG. Mereka diminta memastikan lauk pauk yang disajikan tidak dalam kondisi basi atau berbau menyengat. Jika ditemukan makanan tidak layak, proses distribusi ke siswa dihentikan dan segera dilaporkan ke BGN untuk investigasi .

“Kami ingin anak-anak kita mendapatkan makanan yang bergizi dan aman. Ini komitmen kami,” tegas Sudaryono.

Masyarakat Sebagai Pengawas

Dengan pendekatan ini, BGN berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari pengawasan program. Masyarakat dapat melaporkan kendala pelayanan MBG melalui saluran pengaduan resmi BGN.


Jakarta, 16 Agustus 2026
Biro Pers dan Media

Previous Post

2.000 Warga NTT Mengungsi Secara Mandiri Pascagempa M7,7, Sebagian Mulai Kembali ke Rumah

Next Post

Putusan MK Perkuat Kebebasan Berekspresi, Penghinaan Presiden Jadi Delik Aduan Murni

Related Posts

Putusan MK Perkuat Kebebasan Berekspresi, Penghinaan Presiden Jadi Delik Aduan Murni
HUKUM

Putusan MK Perkuat Kebebasan Berekspresi, Penghinaan Presiden Jadi Delik Aduan Murni

Agustus 15, 2026
Pembatasan Pertalite Pakai Ukuran Desil, Benarkah Adil?
BUMN

Pembatasan Pertalite Pakai Ukuran Desil, Benarkah Adil?

Agustus 15, 2026
Prabowo Lantangkan 11 Agenda Percepatan Kesejahteraan di Sidang Tahunan MPR
Nasional

Prabowo Lantangkan 11 Agenda Percepatan Kesejahteraan di Sidang Tahunan MPR

Agustus 15, 2026
Prabowo Fokuskan RAPBN 2027 ke Pendidikan Alih-alih MBG, Ada Apa?
Nasional

Prabowo Fokuskan RAPBN 2027 ke Pendidikan Alih-alih MBG, Ada Apa?

Agustus 15, 2026
Prabowo Puji Kapolri: Prestasi, Pengabdian, dan Kemampuan Sigit Layak Raih Puncak Tertinggi
Nasional

Prabowo Puji Kapolri: Prestasi, Pengabdian, dan Kemampuan Sigit Layak Raih Puncak Tertinggi

Agustus 13, 2026
Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional
Nasional

Kapolri Hadiri Silaturahmi Pimpinan Lembaga Negara, JAN: Sinergi Kunci Stabilitas Nasional

Agustus 11, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”

14 Desa Wisata Menarik untuk Destinasi Liburan Berikutnya

Girijaya: Potensi Wisata Alam & Makam Eyang Santri, Tapi Riset IPB Hanya Berakhir di Rak Desa

Dari Bekam hingga Lintah: Turki Modernkan Pengobatan Kuno, Indonesia Bisa Tiru?

TERPOPULER

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Pemerintah Waspadai Gerakan Provokasi Jelang 17 Agustus, Aparat Siapkan Langkah Antisipasi

Pemuda Jogja Turun ke Jalan Jelang HUT RI: “Merdeka Tapi Tak Merasakan Kemerdekaan”

14 Desa Wisata Menarik untuk Destinasi Liburan Berikutnya

Girijaya: Potensi Wisata Alam & Makam Eyang Santri, Tapi Riset IPB Hanya Berakhir di Rak Desa

Dari Bekam hingga Lintah: Turki Modernkan Pengobatan Kuno, Indonesia Bisa Tiru?

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved