Jakarta, 15 Agustus 2026 – Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di hadapan DPR RI, Jumat (14/8/2026). Prabowo mengapresiasi kritik dan pengawasan yang dilakukan partai banteng terhadap kinerja pemerintahannya .
“Saya terima kasih, dan terima kasih khusus sekali lagi untuk PDIP,” ujar Prabowo dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta .
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa meskipun pemerintah dan DPR telah menjalin kerja sama yang sinergis, fungsi kritik dan pengawasan tetap diperlukan dalam demokrasi. Ia menyadari bahwa kritik menjadi bagian penting untuk menjaga keseimbangan kekuasaan .
“Ini tidak berarti bahwa tidak ada demokrasi. Kita harus ada demokrasi, kita harus diawasi, kita harus dikritik. Tapi kita harus kerja cepat buat rakyat kita,” ujar Prabowo .
Lebih lanjut, Kepala Negara menyebut kebijakan ekonomi pemerintahannya berakar pada gagasan Marhaenisme yang identik dengan perjuangan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, arah kebijakan yang diambil bukan sekadar “Prabowonomics”, melainkan sejalan dengan semangat yang diusung Soekarno .
“Sebenarnya ini bukan Prabowonomics, ini marhaen ini. PDIP susah tidak mendukung ini,” kata Prabowo sambil berkelakar .
Respons Puan Maharani
Menanggapi apresiasi tersebut, Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan bahwa semua pihak harus kompak demi bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa PDIP akan terus bahu-membahu mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat .
“PDI Perjuangan akan bahu-membahu, bergotong-royong untuk sama-sama mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah,” ujar Puan .
Puan juga menilai pernyataan Prabowo tersebut sebagai ajakan untuk membangun kekompakan dalam membangun bangsa, meskipun ada perbedaan posisi politik .
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Utut Adianto menegaskan bahwa partainya akan tetap berada di luar pemerintahan dan menjalankan peran sebagai penyeimbang. “Kita memang mendukung, tetapi kalau ada yang dirasakan nggak pas, kita memberikan kritikan. Tetapi tidak menghajar ya, memberikan kritikan,” ujar Utut .
Apresiasi ini bukan pertama kalinya diberikan Prabowo kepada PDIP. Pada Mei 2026, dalam pidato di DPR, Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas peran PDIP sebagai oposisi yang menjaga demokrasi . “PDIP berkorban untuk berada di luar pemerintah. Saya mengerti itu. Sebenarnya saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita,” ujar Prabowo saat itu .






