Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Aksi Mahasiswa Ibarat Pemadam Kebakaran

by Visioner Indonesia
September 26, 2019
in Opini
Reading Time: 2min read
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aksi Mahasiswa menarik perhatian saya untuk melakukan survei kualitatif dengan tehnik wawancara mendalam (In Depth Interview). Responden adalah 50 mahasiswa di Jakarta, berusia 17 -24 tahun (milenial), yaitu mahasiswa saya sendiri 10 orang di kampus dan 40 mahasiwa dari berbagai universitas negeri & swasta yang sengaja saya tunggu dan temui saat dan pasca demo antara tanggal 23-25 September kemarin. Fokus pertanyaan adalah soal pandangan dan perspektif mereka dalam melakukan aksi demonstrasi. Berikut lima kesimpulan singkat yang saya buat dari In Depth Interview dengan responden, sebagai berikut:

1. Aksi mahasiswa murni aspirasinya mereka sendiri sebagai milenial of social change, bukan dorongan siapapun, termasuk rektor atau dosen dari kampusnya. Memberi sanksi kepada rektor atau dosen yang dianggap mendorong mahasiswa turun ke jalan (seperti himbauan Meristekdikti) bisa memicu demonstrasi mahasiswa lebih masif lagi. Dialog atau ngopi bareng lebih efektif dalam menghadapi mahasiswa, ketimbang jalur struktural represif. Sama seperti orang tua menghadapi anaknya sendiri di rumah

2. Tujuan dan tuntutan aksi mahasiswa adalah menggulingkan pengesahan UU KPK, bukan kekuasaan presiden terpilih. Presiden bisa membatalkannya dengan mengeluarkan Perppu. Penyakit korupsi seharusnya lebih giat di berantas sesuai janji Presiden, bukan sebaliknya. Memberi label gerakan mahasiswa saat ini sebagai gerakan intoleransi dan radikalisme bisa menjadi senjata yang memakan tuannya sendiri. Secara sosiologis mahasiswa yang turun ke jalan punya identitas suku, gender dan agama yang heterogen.

3. Selalu ada “penumpang gelap” dengan tujuan negatif dalam sebuah kerumunan di lingkungan manapun, tidak saja di kalangan mahasiswa, tetapi juga di parlemen, bahkan di istana. Perusakan atau anarkisme bukan mindset dan bagian dari aksi mahasiswa. Oleh karena itu, aparat penegak hukum bisa menindak ‘oknum’ yang terbukti menunggangi dan merusak gerakan moral mahasiswa.

4. Gerakan mahasiswa ada di dunia nyata, bukan dunia maya yang dipenuhi perang buzzer dan hastag, hoax, serta makian kebencian, yang turut meramaikan aksi mahasiswa. Sekali lagi, aksi turun ke jalan mahasiswa bukan soal Jokowi, karena baik yang pro dan yang anti Jokowi toh bersekutu mendukung pengesahan UU KPK yang dipandang melemahkan pemberantasan korupsi. Secara politik, jika ini aksi dukung mendukung Capres, maka bukan pasca Pilpres 2019 mahasiswa berdemonstrasi, tetapi justru sebelumnya. Jadi, tidak ada misi mahasiswa untuk menggagalkan pelantikan Presiden terpilih bulan Oktober nanti.

5. Sebagai milenial dengan status mahasiswa yang menyuarakan perasaan keadilan, masih punya dimensi kebanggaan yang melekat pada diri mereka. Aksi mahasiswa seperti pemadam kebakaran, pulang setelah api padam. Para mahasiswa yang turun ke jalan juga akan pulang ketika tuntutan mereka diakomodir. Jika tidak, mereka akan turun lagi. Namun, kembali lagi belajar menjadi insan kampus tetap menjadi opsi penting mahasiswa. Mereka sadar kehidupan pasca lulus kuliah nanti lebih sulit dan kompetitif, terutama soal lapangan pekerjaan.

*Penulis adalah Igor Dirgantara  Dosen Fisip Universitas Jayabaya

Tags: Aksi mahasiswaDemonstrasi
Previous Post

Tolak Sejumlah RUU, Ribuan Mahasiswa Demo ke Kantor DPRD Sumenep

Next Post

Kader IMM menggelar Aksi Copot Kapolda Sulawesi Tenggara dan Kapolres Kendari

Related Posts

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?
Artikel

Mengapa Polri Butuh Lebih dari Sekadar Seremoni Hoegeng Awards?

April 6, 2026
Default

Menjaga Marwah Bhayangkara: Mengapa Independensi Polri Adalah Harga Mati

Januari 30, 2026
Opini

Menagih Janji di Balik Sepatu Bot Pramono: Mengapa Jakarta 2026 Masih Menjadi Kolam Raksasa?

Januari 24, 2026
Opini

Lumbung Pangan di Balik Jeruji: Saat Penjara Menyuplai Piring Rakyat

Januari 19, 2026
Opini

Mengakhiri Demokrasi Biaya Tinggi:
Pilkada Langsung Itu Gagal: Kenapa Kita Masih Takut Balik ke DPRD?

Januari 5, 2026
Opini

The Enforcer: Mengapa Publik Semakin Menaruh Kepercayaan pada Langkah Taktis Dasco?

Januari 1, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

TERPOPULER

Eks PB HMI Silaturahmi ke Dandim, Apresiasi Peran Kodim Kawal Koperasi Desa Merah Putih

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved