Visioner.id Jakarta- Sudah dua kali sosok polisi kelahiran Jember itu menghadiri acara yang sama di Trunojoyo. Dengan seragam dinas berhias empat bintang di pundaknya, dia begitu luwes menyampaikan sambutan di atas mimbar kepada para undangannya. Hal itu disampaikan saat Buka Puasa Bersama yang digelar di Rupatama Mabes Polri, Senin (20-06-2016).
Perhatian itu kini lambat laun mulai beralih pada Komjen Tito Karnavian, yang ditunjuk Presiden untuk menggantikan Badrodin menjadi orang nomor satu di Kepolisian. Sang Jenderal yang baru akan pensiun 24 Juli mendatang, sudah mulai disibukkan menjawab pertanyaan wartawan soal pergantian ini.
Di saat yang sama, Tito masih harus menjalani rangkaian panjang sebelum resmi dilantik sebagai Kapolri yang baru. Namun, seniornya yang masih punya waktu lebih dari sebulan sebelum pensiun seolah tak mau menunggu proses itu selesai.
Kata maaf terlontar dari mulut Badrodin, seakan perpisahan sudah di ujung hidungnya. Walau demikian, raut sumringah justru terpancar dari ayah dua anak itu.
“Saya akan memulai pola hidup yang lebih sehat, istirahat teratur, olahraga teratur, makan teratur,” ujarnya sembari terus tersenyum. Tak heran, rentetan masalah memang mewarnai perjalanan Polri selama masa kepemimpinannya.
Nama Badrodin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri muncul menggantikan Komjen Budi Gunawan yang batal memimpin Korps Bhayangkara karena ditetapkan tersangka oleh KPK. Kursi panas itu tentu terasa semakin panas ketika diduduki saat keadaan sedemikian tak ideal.
Terakhir, Jenderal Pol Badrodin Haiti juga mengucapkan salam perpisahan, sebab dalam waktu dekat jenderal bintang empat ini akan memasuki masa purna bakti sebagai anggota Polri.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas kerjasama selama ini. Saya juga mohon maaf selama berinteraksi jika ada hal-hal yang kurang berkenan,” tutup sang jenderal. (Vis/don)


