Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Ucap Bung Karno Lahir di Blitar, Jokowi Dirisak, Penulis Teks Pidato Membela

by Redaksi
Juni 5, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
jokowi sebut bung karno lahir di blitar

Jokowi pidato, sebut Bung Karno lahir di Blitar | Sumber foto: Metro Tv

0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehebohan terjadi baru-baru ini di media dan masyarakat terkait Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang salah menyebutkan tempat lahir proklamator kemerdekaan Ir. Sukarno. Jokowi menyebut Bung Karno lahir di Blitar ketika memperingati hari kesaktian Pancasil 1 Juni kemarin, padahal Bung Karno lahir di Surabaya.

“Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran Proklamator kita, Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar,” kata Jokowi saat pidato di Blitar waktu itu.

Jokowi langsung mendapat bullyan di media sosial. Lantas siapa yang bertanggung jawab untuk kesalahan ini? Menurut tim komunikasi presiden, kesalahan penyebutan tempat lahir presiden Sukarno itu murni kesalahan dari tim yang menulis pidato. “Kesalahan tersebut sepenuhnya adalah kekeliruan saya dan menjadi tanggung jawab saya,” kata Sukardi Rinakit, penulis teks pidato presiden tersebut dalam rilis yang diterima media.

Sukardi membuat pembelaan untuk Jokowi, bahwa sebelumnya presiden sempat memintanya untuk kembali memeriksa tulisan Bung Karno lahir di Blitar itu. Menurut Sukardo, Jokowi ingin tempat lahir ayah Ketua Umum PDIP Megawati Sukaro Putri ini kembali dipastikan karena setahunya Bung Karno tidak lahir di sana. Sukardi mengatakan, Jokowi menjelaskan kepada dirinya bahwa Bung Karno di Kota Surabaya.

“Presiden waktu itu meminta saya untuk memeriksa. Karena seingat beliau Bung Karno lahir di Surabaya. Tanpa memeriksa lebih mendalam dan seksama, saya menginformasikan kepada Presiden bahwa Bung Karno lahir di Blitar,” jelas Sukardi.

Pria ini mengaku tidak meneliti kembali permintaan presiden itu. Sukardi mengatakan, referensi tempat lahir Sukarno itu ia dapat dari situs asal Belanda, Tropenmuseum.nl. “Soekarno (juga dieja Sukarno), lahir Kusno Sosrodihardjo, Blitar, 6 Juni 1901- Jakarta 21 Juni 1970) adalah presiden pertama Republik Indonesia,” begitulah kira-kira bunyi terjemahan dari pernyataan di situs luar negeri itu.

Penulis naskah pidato Jokowi sejak masa kampanye ini pun meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya pada keluarga besar Bung Karno. “Saya berjanji untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam memberikan informasi khususnya yang berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa,” kata Sukardi.

Tags: Bung KarnojokowiPresiden JokowiSukarno
Previous Post

Aura Kasih Kuatkan Kartika Putri Hadapi Berita Prostitusi Artis

Next Post

Wanita Spanyol Gugat eBay Karena Dilarang Jual Lahan Matahari

Related Posts

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km
Daerah

Gunung Semeru erupsi 7 kali Senin pagi, tinggi letusan mencapai 1,1 km

April 6, 2026
Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter
Peristiwa

Gunung Dukono Maluku Utara erupsi Senin, lontarkan abu 1.000 meter

April 6, 2026
Daerah

BPBD DKI Laporkan 5 RT Terendam Banjir Rob di Kepulauan Seribu

Januari 4, 2026
Daerah

Gubernur ajak warga jaga kerukunan beragama ciptakan Papua harmonis

Januari 4, 2026
Peristiwa

Minggu, BMKG: Cuaca berawan hingga hujan terjadi di mayoritas RI

Januari 4, 2026
Peristiwa

Program Servis Motor Gratis Polri untuk Korban Banjir Sumatra Tuai Apresiasi dari Masyarakat

Desember 30, 2025

TERKINI

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

TERPOPULER

Menjaga Marwah Ibadah: Pemuda Muslimin Jakarta Utara mendukung usulan Kemenimipas Percepatan Satgas Haji Non-Prosedural

Antusiasme Publik Tinggi, Satgas Haji Polri Diminta Tanpa Ampun Sikat Travel Nakal dan Visa Palsu

Optimisme Pengelolaan Sampah: JAMMA Dukung Transformasi Hilirisasi Gubernur Pramono

Merajut Kembali Persaudaraan Bangsa: Mengapa Dialog Lebih Utama dalam Kasus Jusuf Kalla?

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Purwoharjo Perkuat Konsolidasi dan Arah Strategi Pemenangan

Musyawarah Pimpinan Kecamatan Golkar Singojuruh Perkuat Konsolidasi dan Semangat Kader Golkar

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved