Bayi kembar lima yang terlahir dari pasangan Hari Saputra dan Nia Rahmawati saat ini mengalami kelainan jantung. Sebelumnya sempat dinyatakan membaik,Namun saat ini makin parah kesehatanya.
Dokter yang menangani bayi kembar lima RSUD Soetomo, dr. Relly Yanuari Primariawan SpOG mengatakan kelima bayi kembar tersebut dilahirkan secara prematur.”Lahirnya secara caesar. Kondisi ibu dan bayi sehat dan sedang dalam masa pemulihan,” katanya.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim dokter spesialis anak RSUD dr Soetomo, Dokter Tri Martono Utomo mengatakan, kelainan jantung berupa kebocoran yang dalam istilah medis PDA (Patent Ductus Arteriosus). Pada kelainan ini, ada saluran terbuka yang memungkinkan darah mengalir dari aorta (pembuluh darah) membawa darah dari Jantung ke seluruh tubuh.
“Saat ini kami masih berusaha untuk menangani kelainan jantung bawaan kelima bayi tersebut,” kata Tri Martono, Senin (22/6/2015).
Tri Martono menjelaskan, kondisi kelainan jantung ini disebabkan bayi kembar lima terlahir prematur. Artinya, mereka belum cukup bulan, sehingga pembentukkan organ tubuh tidak sempurna. Berbeda dengan bayi yang lahir cukup bulan yakni sembilan bulan sembilan hari.
“Tim dokter akan memberi obat khusus untuk menutup kebocoran jantung bayi, serta melakukan penjagaan selama 24 jam untuk mengetahui kondisi bayi,” imbuhnya.
Sebagai informasi, pasangan suami istri (pasutri) Hari Saputra dan Aniyah Rahmawati dikaruniai bayi kembar lima di RSU Dokter Soetomo, Jumat 19 Juni 2015. Lima bayi tersebut memiliki berat variasi, dari 1.100 gram hingga 1.350 gram. Persalinan ini dilakukan secara caesar. Bayi kembar lima tersebut merupakan hasil inseminasi atau bayi tabung yang dilakukan oleh pasutri tersebut.
Kepala Divisi Neonatologi RSU dr Soetomo, dr Risa Etika SpAK mengatakan lima bayi kembar itu adalah anak dari pasangan Hari Saputra dan Aniyah Rahmawati. Kelima bayi tersebut berjenis kelamin empat laki-laki dan satu perempuan. “Karena prematur, maka kami beri perlakukan khusus. Mereka kami tempatkan di inkubator. Kondisinya secara umum baik,” ujar Risa.


