Tingginya tingkat kriminal di tanah air semakin menghawatirkan, para pelaku kejahatan untuk manggasak harta benda milik korban saat ini semakin kreatif saja.
Makanya tak sedikit korban yang terkena tipu daya pelaku seperti yang dilakukan ED dan MM, Polisi Tangkap Kriminal pelaku pencurian dan kekerasan yang beraksi di Taman Waduk, Jatinegara, Jakarta Timur.
Kedua Kriminal ini basanya dalam memuluskan aksinya dengan memakai modus kencan. Namun, keduanya memilih pasangan sesama jenis sebelum akhirnya mengincar sepeda motor serta telefon genggam korbannya.
“Sasarannya orang yang sedang kencan, tapi kencan sesama jenis,” ujar Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Umar Faroq di Mapolsek Jatinegara, jakarta Timur, Senin (22/6/2015).
Umar Faroq mempertegas, Polisi Tangkap Kriminal tersebut, yang kedua pelaku bahkan sering menawarkan jasa hisap kelamin. Adapun ED dan MM berbagi peran dalam menaklukkan para korbannya. ED misalnya, menjajakan jasa sementara MM langsung menjerat leher sang korban. “MM langsung jerat korban pakai rantai setelah ED melangsungkan layanannya,” imbuhnya.
Para kawanan penjahat ini Setelah melumpuhkan korban, kedua pelaku lantas menguras harta bendanya sebelum akhirnya melarikan diri. Keduanya, lanjut Umar, juga bisa beraksi di tengah malam. Tak hanya itu, keduanya juga dianggap memahami Taman Viaduk yang biasa digunakan sebagai tempat kencan.
“Tersangka mempelajari, kalau sudah bermain, lepas segala macam otomatis susah untuk kemana-mana. Pada saat main itu disikat dari belakang. Mereka beraksi dini hari, usai korban lumpuh lalu kabur,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Polisi Tangkap Kriminal dan berhasil menangkap kedua pelaku tersebut diawali dari penangkapan ED pada 28 Mei silam, polisi lantas melakukan pengembangan dan membekuk MM 19 Juni kemarin. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.


