Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

JAN: Tragedi Belawan Harus Jadi Momentum Keadilan dan Reformasi

by Visioner Indonesia
Mei 9, 2025
in HUKUM
Reading Time: 2min read
0
SHARES
30
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto. Kapolres Belawan

Medan – Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Muhammad Suhada (15) dan luka yang diderita Basri (17) akibat penembakan oleh Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Oloan Siahaan, saat membubarkan tawuran di Tol Belmera, Medan, pada 4 Mei 2025. Insiden ini, yang diduga melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) menurut Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), mencerminkan urgensi penegakan hukum yang transparan dan reformasi sistemik dalam institusi kepolisian.

JAN mengapresiasi langkah cepat Polda Sumatera Utara yang menonaktifkan AKBP Oloan Siahaan dan membentuk tim khusus bersama Propam, Ditreskrimum, dan Laboratorium Forensik untuk menyelidiki kasus ini. Keterlibatan Kompolnas dan Irwasum Polri juga menjadi sinyal positif bagi transparansi. Namun, kami menegaskan bahwa penyelidikan harus berjalan independen, dengan memeriksa bukti forensik seperti lintasan peluru dan rekaman CCTV, serta keterangan saksi, untuk memastikan objektivitas.

Tindakan Oloan, yang melepaskan tembakan dalam kondisi gelap setelah serangan terhadap mobil dinasnya, menimbulkan pertanyaan tentang proporsionalitas. Kompolnas menyebutkan kemungkinan pelanggaran SOP, terutama karena luka tembak di perut Suhada, yang tidak sesuai dengan pedoman tembakan untuk melumpuhkan. “JAN menuntut agar dugaan extrajudicial killing, seperti yang disuarakan LBH Medan, diuji secara menyeluruh untuk menghindari narasi yang memihak,” kata Romadhon, Jumat (9/5).

Kasus ini bukan sekadar insiden polisi, melainkan cerminan masalah sosial yang mendalam di Belawan. Tawuran berulang, diperparah oleh temuan 14 pelaku positif ganja, menunjukkan kegagalan sistem dalam menangani penyalahgunaan narkoba, kemiskinan, dan minimnya akses pendidikan bagi remaja. JAN mendesak pendekatan lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, sekolah, dan komunitas untuk memutus rantai kekerasan.

Reformasi kepolisian menjadi kebutuhan mendesak. Romadhon mendukung seruan Kompolnas untuk mewajibkan body camera bagi polisi di lapangan, yang dapat merekam tindakan secara real-time dan mencegah ambiguitas. Pelatihan de-eskalasi konflik dan penguatan SOP penggunaan senjata api juga harus diprioritaskan untuk meminimalkan kekerasan, terutama saat berhadapan dengan remaja.

Kepada keluarga Muhammad Suhada dan Basri, Romadhon menyampaikan solidaritas dan menyerukan Polri untuk memberikan dukungan psikologis serta kejelasan hukum. Ketua JAN, menegaskan bahwa keadilan bagi korban adalah prioritas. “Keluarga berhak mendapat kebenaran. Proses hukum harus transparan dan tidak memihak,” ujar Romadhon.

Tragedi Belawan harus menjadi titik balik. JAN mendorong Polri untuk menegakkan sanksi tegas jika Oloan terbukti melanggar SOP, termasuk potensi pertanggungjawaban pidana. Rekam jejak Oloan, yang pernah menuai kontroversi di Tanah Karo, memperkuat urgensi pemeriksaan yang imparsial. Publik menanti hasil yang adil.

Romadhon juga mengajak masyarakat sipil untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. Pengawasan publik akan memastikan Polri tidak hanya menyelesaikan insiden ini, tetapi juga mendorong perubahan sistemik. Anggaran besar Polri harus dialokasikan untuk teknologi seperti body camera dan pelatihan, bukan hanya peralatan represif.

Kami berharap kasus ini mendorong keadilan bagi korban, akuntabilitas institusi, dan pencegahan kekerasan di masa depan. Romadhon berkomitmen mengawal proses hukum dan mendorong solusi holistik untuk masalah sosial di Belawan.

Previous Post

Investasi Hijau: Peluang Emas untuk Ekonomi dan Lingkungan Indonesia

Next Post

Kementerian Pendidikan Dikritik: Anggaran Melimpah, Tata Kelola Rapuh

Related Posts

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa
HUKUM

JAN Apresiasi Polda Jatim dan BNN Gagalkan 3,37 Ton Ganja Vape, Selamatkan 10 Juta Jiwa

Juli 4, 2026
JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan
HUKUM

JAN: HUT ke-80 Jadi Momentum Evaluasi, Kapolri Ajak Publik Beri Masukan

Juni 29, 2026
Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”
HUKUM

Usia Kapolri 60 Tahun, JAN: “Keputusan DPR Sudah Tepat, Publik Tak Perlu Resah”

Juni 9, 2026
RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?
HUKUM

RUU Polri Ramai Diperbincangkan, Tapi Benarkah Publik Sudah Baca Utuh?

Juni 6, 2026
Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi
HUKUM

Yeka Hendra Fatika Ombusdman jadi Tersangka Perintangan Penyidikan Korupsi

Mei 26, 2026
RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

TERPOPULER

CNG Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Gagas Nusantara: Ini Kabar Baik untuk Rumah Tangga dan Ketahanan Energi

Perdebatan Data PMI Ilegal di Cianjur, Menteri Mukhtarudin Dorong Pengawasan Lebih Ketat

Gerindra Hormati Putusan MK: Pilkada Langsung Tetap Amanah Reformasi

JAN: Ajakan Kapolri Jaga Persatuan Adalah Sikap Kenegarawanan yang Tepat

Cegah Hoaks dan Kerusuhan, Dukung Deteksi Dini Digital

DPR soroti implementasi kebijakan komisi delapan persen ojol

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved