
Jakarta – Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Homaidi, memberikan apresiasi mendalam terhadap capaian luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran Bareskrim Polri. Memasuki awal tahun 2026, stabilitas keamanan dan efektivitas penegakan hukum di bawah kendali Kabareskrim dinilai telah mencapai standar baru dalam profesionalisme kepolisian.
Apresiasi tersebut didasari oleh serangkaian keberhasilan Bareskrim dalam membongkar berbagai kasus besar yang menjadi perhatian publik, mulai dari kejahatan siber lintas negara hingga praktik judi online yang semakin canggih. Edi menilai pola komunikasi yang dibangun oleh pimpinan Bareskrim saat ini jauh lebih terbuka dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kami di KMI melihat ada perubahan signifikan dalam pola penindakan. Kabareskrim tidak hanya tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga sangat mengedepankan prinsip keadilan yang menyentuh akar rumput. Komitmen Komjen Pol Syahardiantono dalam menjaga integritas korps reserse patut dijadikan teladan bagi institusi lain,” ujar Edi Homaidi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/1/2026).
Sepanjang tahun 2025, Bareskrim tercatat berhasil mengamankan aset negara senilai triliunan rupiah dari tindak pidana pencucian uang dan korupsi. Langkah ini dipandang sebagai bukti konkret kontribusi Polri dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman melalui kepastian hukum yang kuat.
“Fakta bahwa ribuan kasus penipuan daring dan peredaran narkoba skala besar berhasil dipatahkan menunjukkan bahwa fungsi intelijen keamanan dan reserse kita bekerja sangat optimal. Ini adalah kado awal tahun bagi masyarakat yang mendambakan rasa aman di ruang digital maupun fisik,” lanjut aktivis muda tersebut.
Selain keberhasilan teknis, KMI juga menyoroti penguatan pengawasan internal di lingkungan Bareskrim yang dinilai semakin ketat. Mekanisme ini dinilai mampu meminimalkan potensi penyalahgunaan wewenang di tingkat penyidik, sehingga kepercayaan publik terhadap Polri terus mengalami peningkatan berdasarkan berbagai survei independen di awal 2026.
“Transformasi digital di tubuh Bareskrim membuat pelaporan masyarakat menjadi lebih cepat diproses. Kami mengapresiasi Kabareskrim yang berani melakukan pembersihan internal demi menjaga marwah institusi, karena kepercayaan publik adalah modal utama bagi kepolisian untuk bekerja,” tegas Edi.
Edi menutup pernyataannya dengan harapan agar konsistensi kinerja tersebut tetap terjaga sepanjang tahun 2026 guna mengawal agenda-agenda strategis bangsa. “Harapan kami, prestasi ini jangan membuat jajaran Bareskrim berpuas diri. Teruslah menjadi pelindung bagi masyarakat kecil dan jangan pernah ragu untuk menindak tegas siapa pun yang mencoba merusak kedaulatan hukum kita,” pungkasnya.





