Partai Golkar hasil Munas Riau akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VIII pada Jumat sampai Minggu (12/6). Rapimnas Golkar ini akan digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta. Adapun agenda Rapimnas ini guna mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal ini disampaikan Sekjen Partai Golkar kubu Abu Rizal Bakrie (ARB), Idrus Marham di Ruang Fraksi Partai Golkar di DPR Jakarta, Kamis (11/6).
Idrus menjelaskan, sengaja mengadakan rapimnas di bawah kepengurusan Munas Riau atas perintah putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) beberapa waktu lalu. Putusan tersebut membatalkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM yang mengesahkan kepengurusan Golkar kubu Agung Laksono hasil Munas Ancol.
Lebih lanjut Idrus mengatakan, dalam Rapimnas nanti akan membahas mengenai Pilkada serentak. “Selain membahas soal pilkada serentak, kami juga akan membahas proses seleksi dan penjaringan calon kepala daerah. Ajang Rapimnas ini untuk meraup kemenangan dalam pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2015,” kata Ujar Idrus
Ia pun optimistis ajang Rapimnas ini mampu mengkosolidasikan kader yang terpecah. Untuk itu ia pun mengirimkan undangan kepada Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan sejumlah tokoh Golkar lain yang saat ini menjadi berada di kubu Partai Golkar versi Munas Ancol Jakarta.
“Jadi maksudnya undangan diajukan bukan ke kubu Agung Laksono, tapi kepada pribadi Agung Laksono karena dia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dalam Munas Pekanbaru (Riau) itu. Pak Priyo juga pada saat itu menjabat sebagai ketua (DPP). Pasti keduanya diundang,” Imbuhnya
Ketika disinggung mengenai kondisi internal Partai Golkar yang masih memanas, Idrus juga menyatakan tak memungkiri bila dalam acara Rapimnas itu akan membicarakan kondisi internal Partai Golkar. Meski begitu, dia mengaku masih optimistis bila kedua kubu yang ada di Golkar ini bisa mencapai islah.
“Islah menjadi hal penting untuk menghadapi Pilkada serentak. Saat ini, katanya sudah banyak kader di daerah yang digadang-gadang untuk maju pilkada. Jadi proses islah masih tetap berjalan dan islah ini juga kan dalam rangka penjaringan calo yang akan mengikuti ajang pailkada,” ujarnya.
Baca: Bambang Soesatyo: Kesepakatan Golkar Seperti Bom Waktu






