Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah IV DPW PAN Nusa Tenggara Barat, Senin (15/6). Dalam sambutannya Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa PAN tetap mengedepankan wawasan kebangsaan untuk calon yang diusulkan di Pilkada, baik kader partai ataupun bukan.
Pilkada serentak merupakan agenda besar yang pertama kali dihadapi oleh semua partai yang ada di Indonesia. Menurut Zul, untuk PAN sendiri pilkada menjadi momentum bagi PAN, untuk mempersiapkan diri dengan baik. “Agenda besar lainnya di tahun 2019 kita akan hadapi pileg dan pilpres secara serentak. PAN harus siapkan diri dengan baik segera. Muswil ini untuk konsolidasi,” jelasnya.
Pemimpin Rakyat
PAN mencari kandidat yang sungguh-sungguh menjadi pemimpin rakyat, bukan pemimpin kelompok/pemimpin golongan. PAN sendiri terus ingin menjadi bagian dari solusi untuk setiap masalah bangsa, mencari titik temu agar kekisruhan berakhir dalam kehidupan berbangsa-bernegara. “PAN anti politik uang untuk memilih para pemimpinnya. Pemilihan dilakukan dengan musyawarah mufakat. Kembalikan demokrasi Pancasila,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Ketua umum PAN memanggil siapapun yang terbaik yang siap untuk diusung, telebih yang persepsinya baik di mata publik. “Kami berikan karpet biru,” katanya. Menutup sambutannya, Zul menegaskan bahwa Partai hanya sarana perjuangan, keutuhan NKRI tetap nomor satu. Kepentingan rakyat tetap yang utama. sumber : Gatra






