Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

SBY Ingin Kadernya Jadi Presiden (Lagi) di 2019

by Redaksi
Juli 6, 2015
in HUKUM
Reading Time: 2min read
SBY ingin kader Partai Demokrat jadi Presiden di Pemilu 2019
0
SHARES
117
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, Dalam Rapat Pimpinan Nasional I Demokrat SBY Memberi arahan kepada seluruh kader Partai Demokrat, di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (4/7/2015).. Ketua Umum Partai Demokrat itu meminta kepada para kader untuk berjuang hingga meraih pencapaian teratas di karir politiknya, SBY ingin kadernya jadi Presiden (lagi).

“Saya tidak bisa lagi menjadi Presiden, tapi kader Demokrat yang lain pasti bisa menjadi Presiden. Bisa jadi menteri,dubes, gubernur, bupati, walikota,” Ungkapnya. Seperti diketahui SBY menjadi presiden pertama yang dipilih rakyat secara langsung dan berhasil melanggengkan kekuasaannya hingga dua periode penuh.

SBY mengingatkan kepada kader Demokrat, saat dia menjadi presiden periode pertama pada tahun 2004-2019, dukungan untuknya sangat minim, akan tetapi tetap dapat memenangkan pemilu dan akhirnya memenangkan kompetisi berikutnya hingga menjadi presiden dua periode. “Saat itu saya diusung Partai Bulan Bintang dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan melawan raksasa-raksasa,” kata SBY.

SBY Ingin Kader Demokrat Gantikan Dirinya

Pada 2004 lalu, SBY merupakan sosok yang tidak terlalu diunggulkan karena diusung oleh partai yang cenderung kecil. Namun, adanya Jusuf Kalla pada saat itu sangat mendukung posisi SBY karena JK merupakan politisi senior dan Ketua Umum Partai Golkar pada saat itu. JK memiliki peranan besar dalam kemenangan SBY yang diusung oleh partai Demokrat yang baru saja terbentuk waktu itu.

Dalam pidatonya, SBY ingin Partai Demokrat yang saat ini adalah sebanyak-banyaknya menang dalam pemilihan kepala daerah serentak yang akan digelar pada Desember 2015. Sesudah pilkada berhasil dimenangkan, Demokrat akan langsung fokus pada pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019.

“Kalau saya egois, saya sekarang akan istirahat happy-happy, tapi tidak. Saya akan melakukan sesuatu untuk bapak ibu sekalian,” Tutur SBY. Dalam persaingan pemilu 2014 lalu, Demokrat yang dipimpin SBY secara formal tidak masuk ke dalam salah satu dari dua koalisi besar Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih. SBY ingin memosisikan partainya sebagai kelompok alternatif dalam sengitnya pertarungan politik kala itu. (Ahmad Ryansyah / AP)

Tags: Partai DemokratSBY
Previous Post

WNI Penjual Tempe di Yunani Sukses Atasi Krisis Ekonomi

Next Post

Oalah, Batu Bata Tembok Cina Dicuri Jadi Bahan Bangunan

Related Posts

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara
HUKUM

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Mei 21, 2026
Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit
HUKUM

Sikat Sarang Narkoba! Bareskrim Apresiasi Langkah Tegas Pemprov Jakarta Cabut Izin White Rabbit

April 27, 2026
BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes
HUKUM

BPK Temukan 4 Masalah di Program Cek Kesehatan Gratis Kemenkes

April 24, 2026
KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan
HUKUM

KPK Sebut Banyak Koruptor Titip Uang Korupsi ke Wanita Simpanan

April 24, 2026
Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif
HUKUM

Jaksa Periksa 15 Saksi di Kasus Korupsi Ketua Ombudsman Non Aktif

April 24, 2026
Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng
HUKUM

Jaksa Tetapkan 3 Tersangka Baru Korupsi Tambang Batu Bara Kalteng

April 24, 2026

TERKINI

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

TERPOPULER

PEMUDA MUSLIMIN INDONESIA CABANG JAKARTA UTARA GELAR NOBAR DAN DISKUSI FILM “PESTA BABI”: SOROTI KRISIS LINGKUNGAN DAN KEADILAN SOSIAL

Emas Antam To The Moon Rekor Rp2,8 Juta, Tapi Saham ANTM Malah Longsor 17%! Ada Apa?

Harmoni Politik: Publik Membenarkan Penjelasan Dasco Terkait Keikhlasan Istana

RUU Polri Jadi Inisiatif DPR, JAN: Momentum Emas Modernisasi Korps Bhayangkara

Kawal Gernas Migran Aman, JNPM Dukung Langkah Menteri Mukhtarudin

PKD Ansor Kabat Perkuat Wawasan Keindonesiaan dan Kebangsaan Kader Muda

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved