Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Oalah, Batu Bata Tembok Cina Dicuri Jadi Bahan Bangunan

by Redaksi
Juli 6, 2015
in Luar Negeri
Reading Time: 2min read
salah satu bagian tembok cina yang rusak

Tembok Cina merupakan buatan tangan manusia terpanjang di dunia dan saat ini rusak karena kegiatan turis dan penduduk. Sekitar sepertiga bangunan Tembok Cina menghilang, salah satu bentuk perusakan adalah pencurian batu-batu bata Tembok Besar untuk dijadikan bahan membangun rumah dan kondisi alam.

Kerusakan di Tembok Besar ini tak hanya terjadi di satu lokasi, tetapi juga muncul di beberapa bagian antara Shanhaiguan di pesisir timur ke Jiayuguan di tepi Gurun Gobi. Sebagian konstruksi bangunan hancur, sementara di beberapa titik, tumbuhan memenuhi dinding sehingga mempercepat kehancuran. Demikian laporan harian The Beijing Times, dikutip laman National Geografik Indonesia.

Warga desa di kawasan Lulong, provinsi Hebei, dulu selalu mengambil batu bata berwarna abu-abu dari Tembok Besar untuk digunakan membangun rumah mereka, seperti dikutip laman National Geografik Indonesia.

Sementara itu, sepotong batu bata dari Tembok Besar yang dilengkapi ukiran huruf Tiongkok dijual dengan harga 30 yuan atau sekitar Rp 65.000 oleh warga setempat.

“Sayangnya tak ada organisasi khusus untuk menegakkan aturan ini. Kerusakan hanya bisa dilaporkan ke pejabat yang lebih tinggi, dan sangat sulit memecahkan masalah tersebut saat hal itu terjadi di perbatasan provinsi,” kata Jia Hailin, pejabat departemen perlindungan benda kuno di Hebei.

Hukuman Merusak Tembok Cina

Sebenarnya, berdasarkan hukum di China, barang siapa yang mencuri bagian dari Tembok Besar dapat dikenai denda sebesar 5.000 yuan atau Rp 10,7 juta. Demikian dikabarkan harian milik pemerintah, Global Times.

“Selain itu, kondisi alam juga mengakibatkan kerusakan, meski sejumlah bagian tembok terbuat dari bata dan batu, tembok ini tak mampu menahan gempuran hujan dan angin,” kata Dong Yaohui, Wakil Presiden Masyarakat Tembok Besar Tiongkok, kepada Beijing Times.

“Banyak menara yang semakin goyah dan kemungkinan akan ambruk saat hujan angin musim panas menerjang,” tambah Yaohui.

Pembangunan Tembok Cina kali pertama dimulai pada tahun 3 SM. Daerah yang rusak itu, bagian dari tembok sepanjang hampir 6.300 kilometer yang dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Ming pada 1368-1644, termasuk tempat yang kini paling banyak dikunjungi turis. (Muhamad Rizky Pradila / AP)

Tags: Tembok Cina
Previous Post

SBY Ingin Kadernya Jadi Presiden (Lagi) di 2019

Next Post

Ternyata Burung Merupakan Hewan Yang Survive Sejak Kecil

Related Posts

Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel
Luar Negeri

Malaysia Sita Kontainer di Pelabuhan, Anwar Tegaskan Tak Mau Jadi Jalur Dagang Israel

Agustus 9, 2026
Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan bagi Negara Miskin
Luar Negeri

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Pendanaan bagi Negara Miskin

Agustus 5, 2026
Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic
Lifestyle

Wasit Final Piala Dunia 2026: Slavko Vincic

Juli 18, 2026
Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun
Luar Negeri

Diplomasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Naik 5 Hari Beruntun

April 24, 2026
Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran
Luar Negeri

Diplomasi Buntu, Kicauan Trump di Medsos Hambat Damai AS-Iran

April 24, 2026
Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran
Luar Negeri

Wapres AS JD Vance Tiba di Pakistan, Mulai Nego Damai dengan Iran

April 11, 2026

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved