Kabinet Kerja akhirnya dirombak oleh Presiden Joko Widodo. Dari sejumlah menteri yang direshuffle, ternyata tidak ada satu pun yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN). Padahal sebelumnya media massa mengabarkan, PAN di masa kepemimpinan Zulkifli Hasan akan merapat ke pemerintah. Bahkan PAN termasuk salah satu partai yang selalu mendesak disegerakannya reshuffle Kabinet Kerja.
Tidak masuknya kader PAN di jajaran anak buah Jokowi merupakan bukti bahwa hingga saat ini PAN masih solid bergabung bersama Koalisi Merah Putih sebagai kelompok penyeimbang pemerintah. Zulkifli Hasan sendiri mengatakan, berada di luar pemerintahan merupakan sebuah posisi yang terhormat. “Di luar, (maupun) di dalam pemerintah itu sama terhormatnya, yang penting apa yang kita berikan, kontribusi terhadap bangsa dan negara,” kata Ketum PAN ini menanggapi hasil reshuffle menteri-menteri.
Zulkifli bahkan mengatakan dirinya tidak menjalin komunikasi dengan Presiden. “Nggak diminta,” kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu di Gedung Menara 165, Jakarta kemarin (12/8). Sejak pertama, mantan menteri kehutanan ini berpegang teguh bahwa komposisi kementerian memang hak penuh prerogatif Presiden, sehingga tidak ada satu pun pihak yang berhak melakukan intervensi secara politik.
Ketum PAN Beri Kesempatan Menteri Bekerja
Bagi Ketum PAN ini, menteri yang terpilih untuk bekerja mengemban amanat rakyat haruslah mereka yang memiliki kualitas dan kapabilitas. “Tentu untuk memberikan sinyal positif terhadap percayaan publik kepada pemerintah tentu Presiden mengambil reshufle sudah tepat,” jelasnya lebih lanjut.
Menantu tokoh senior PAN Amien Rais ini juga memiliki titik focus pada pelemahan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terjadi selama hampir satu tahun kebelakang. Zul berharap komposisi baru di kementerian bisa sesegera mungkin membenahi kekacauan ekonomi yang terjadi saat ini. “Reshuffle ini memberikan kenyakinan kepada publik terutama kepada pelaku usaha ini akan di isi dengan orang-orang tepat dan publik terutama pelaku usaha investasi juga perlu mendapat sinyal bahwa pemerintah bahwa pemerintah yang kuat,” tuturnya.
PAN, menurut Zul akan menunggu para menteri untuk bekerja. “Tentu kita tunggu, beri kesempatan pada para menteri untuk bekerja dengan baik,” tutupnya.






