Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

Alphabet Google Akan Berhadapan Dengan BMW

by Redaksi
Agustus 12, 2015
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
Alphabet Google

Google sebagai perusahaan Induk yang akan menaungi berbagai bisnis kepunyaan Google, termasuk Google sendiri telah mengumumkan penggunaan Alphabet. Namun sepertinya perjalanan Alphabet tak akan mulus, karena belum apa-apa sudah ada tantangan dari perusahaan mobil BMW.

Keingginan tersebut sepertinya akan sunkar diwujudkan, Pasalnya merk dagang Alphabet ternyata telah dimiliki oleh BMW. Alphabet Google adalah anak perusahaan BMW yang bergerak di bidang leasing mobil. BMW juga mengatakan Alphabet adalah salah satu bagian paling penting dari operasi bisnisnya.

BMW mengaku tak ada mendapat informasi soal pengumuman Alphabet, termasuk juga tawaran dari Google terkait kepemilikan merk dagang Alphabet dan nama domain alphabet.com. Saat ini BMW tengah mempelajari apakah terdapat pelanggaran dengan penggunaan nama Alphabet Google yang dilakukan Google.

Bila merujuk pada aturan di lembaga United States Patent and Trademark Office, boleh ada dua merk dengan nama yang sama asalkan tidak membingungkan konsumen. Selain itu Google juga menegaskan tidak merilis produk atau jasa apapun dengan Alphabet, pada Senin (10/8/2015) kemarin, sehingga mereka merasa tidak melakukan pelanggaran paten penggunaan nama.

Google kini berada di bawah payung perusahaan baru yang dinamakan Alphabet. Alphabet membawahi juga beberapa perusahaan lain yang bergerak di luar bisnis inti Google. Restrukturisasi organisasi ini diharapkan membuat para perusahaan itu lebih mandiri.

Google menjadi perusahaan terbesar di bawah naungan Alphabet dengan bisnis inti mesin cari online, Android, YouTube atau Chrome. Perusahaan lainnya yang lebih kecil seperti Life Sciences, Google X, Calico, Google Ventures dan Google Capital akan beroperasi sendiri-sendiri. Selama ini, Google mengendalikan perusahaan tersebut sehingga tampak campur aduk.

“Poin keseluruhannya adalah perusahaan-perusahaan di bawah Alphabet harus memiliki independensi dan mengembangkan brand mereka sendiri,” papar Page. Ya, dengan beroperasi mandiri, perusahaan-perusahaan tersebut bisa terus bereksperimen dalam proyek seperti mobil otomatis tanpa campur tangan dari unit yang lain.

( Baca : Hot News! Perusahaan Raksasa Google Akan ‘Dibubarkan’ )

Tags: AlphabetbmwGoogle
Previous Post

Pemerintah Jepang Bangun Nuklir Rakyatnya Menolak

Next Post

Ketum PAN: Di Luar Pemerintahan Terhormat!

Related Posts

Peristiwa

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Agustus 21, 2026
Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk
Peristiwa

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Agustus 21, 2026
Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir
Daerah

Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Pengungsi Gempa di Manggarai, Pastikan Bantuan Terus Mengalir

Agustus 19, 2026
Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan
Daerah

Kapolri dan Ketua Komisi IV Serahkan Bantuan Traktor ke Masyarakat, Dukung Swasembada Pangan

Agustus 19, 2026
Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”
Peristiwa

Mahasiswa Kepung HI Sehari Setelah 17 Agustus: “Kemerdekaan Macam Ini?”

Agustus 18, 2026
Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP
Peristiwa

Momen Kebersamaan Pasca Upacara HUT Ke-81 RI di Gedung BRP

Agustus 17, 2026

TERKINI

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

TERPOPULER

DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional, Sebut “Setengah Neraka”

Motor Listrik Nasional: Syarat, Insentif, hingga Perusahaan Terlibat

KAI Bangun 3.784 Hunian di Manggarai, Selesai 18 Bulan

Titik Panas di Kalimantan Kembali Naik, Kualitas Udara Buruk

Bantah OTT Bogor, KPK Terbitkan Sprindik Umum Tanpa Tersangka: “Tidak Ada Intervensi!”

Kasus Unsoed, KPK Beri Sinyal Periksa Potensi Korupsi di Fakultas Lain

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved