Jakarta, Indonesia Visioner – Untuk kali ketiga Alfred Riedl kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia per Jumat 10 Juni 2016. Keputusan tersebut cukup mengejutkan, sebab nama Alfred Riedl tak disebutkan sebagai calon pelatih Timnas Indonesia. Bahkan, PSSI sempat melakukan fit and proper test terhadap tiga pelatih lokal, yakni Nilmaizar, Rahmad Darmawan, dan Indra Sjafrie.
Adapun dalam waktu dekat, Alfred Riedl bakal memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 yang bakal berlangsung di Filipina dan Myanmar, 19 November hingga 17 Desember. Rakyat Indonesia sudah tidak sabar menanti kiprah Andik Vermansyah dan kawan-kawan di kancah internasional.
Nama Alfred Riedl sudah tidak asing dalam persepakbolaan nasional. Sebelumnya, dia sudah dua kali menjadi pelatih Timnas Indonesia yakni 2010-2011 dan 2013-2014. Prestasi yang pernah dia berikan kepada timnas adalah gelar runner-up Piala AFF 2010.
Di periode ketiga melatih Timnas Indonesia, Riedl punya target tinggi. Dia ingin Skuat Garuda bisa melangkah hingga partai final Piala AFF, November mendatang
“Target kami bisa sampai di final AFF 2016. Saya ingin mengulang kesuksesannya bersama Indonesia pada 2010 kala membawa Skuat Garuda ke final AFF,” ucapnya di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta.
Pelatih berkebangsaan Austria itu bakal mencari pemain terbaik untuk mengisi skuat timnas dalam lima bulan ke depan. Riedl sulit mencari pemain karena Indonesia sempat terkena sanksi FIFA akibat pembekuan PSSI oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, tahun lalu.
“Memang ada kesulitan yang menimpa PSSI selama satu setengah tahun terakhir, lalu tiba-tiba suspensi dari FIFA dicabut dan mereka diizinkan untuk main di Piala AFF. Tentu merupakan hal yang sulit untuk federasi ini,” katanya.
“Namun, saya harus mencari pemain terbaik meski waktunya sangat singkat. Saya mencari pemain yang punya antusias tinggi dalam setiap pertandingan,” ujar pria berusia 66 tahun tersebut.
Riedl pertama kali menangani Timnas Indonesia pada 2010. Kala itu, dia berhasil mengantarkan Indonesia menjadi runner up Piala AFF 2010.
Eks pelatih Timnas Vietnam itu diputus kontrak pada 2011. Dua tahun kemudian, Riedl kembali dipercaya menakhodai Skuat Garuda. Sayangnya, di periode kedua ini, dia gagal meloloskan Indonesia dari fase grup Piala AFF 2014(AL-VIS)


