Perancis, Indonesia Visioner – Mengawali kiprah di Piala Eropa 2016 dengan baik.Kroasia berhasil menang tipis 1-0 atas Turki pada laga perdana Grup D di Stadion Parc des Princes membuat Kroasia memimpin klasemen Grup D dengan poin tiga. sebab dua tim lain yakni Spanyol dan Republik Ceko baru bertanding hari Senin, Minggu (12/6/2016) malam WIB.
Pertemuan Turki dengan Kroasia berlangsung sengit sejak awal. Kroasia mendapat peluang pertama di laga ini pada menit ketiga. Sayang sepakan voli Ivan Rakitic masih meleset dari sasaran
Turki balas mengancam di menit 12 melalui Ozan Tufan. Akan tetapi bola masih jauh dari sasaran.
Kroasia nyaris menjebol gawang Turki di menit 15. Umpan silang Darijo Srna disundul oleh Marcelo Brozovic. Beruntung bagi Turki karena sundulan pemain Inter Milan itu melebar dari gawang Volkan Babacan.
Peluang emas kembali dimiliki Kroasia pada menit 26. Bola liar di kotak penalti Turki yang disambar oleh Milan Badelj masih bisa diamankan oleh Babacan.
Turki seharusnya bisa unggul pada menit 28 bila saja kiper Kroasia Danijel Subasic tidak melakukan penyelamatan gemilang. Subasic mampu mengamankan sundulan Ozan tepat sebelum melewati garis gawang.
Kroasia akhirnya bisa memecah kebuntuan empat menit sebelum turun minum. Gelandang Luka Modric mencetak gol indah dengan tendangan voli berjarak 35 yard gagal dibendung Babacan.
Keunggulan 1-0 di babak pertama membuat Kroasia makin percaya diri di paruh kedua. Baru enam menit babak kedua berjalan, Kroasia seharusnya bisa menggandakan skor. Tendangan bebas Srna membentur tiang gawang.
Tiga menit kemudian Srna lagi-lagi membuang peluang emas yang didapatnya. Bola sepakan Srna melebar meski Babacan sudah dalam kondisi mati langkah.
Memasuki pertengahan babak kedua, pelatih Turki Fatih Terim memasukkan wonderkid Emre Mor guna mengubah jalannya pertandingan. Akan tetapi Mor tak begitu banyak membantu meningkatkan daya dobrak Turki
Justru Kroasia makin leluasa mencipta peluang demi peluang ke gawang Turki. Pendukung Kroasia hampir bersorak gembira di menit 72 ketika sundulan Perisic hanya mencium mistar gawang.
Keberuntungan nampak sedang menjauhi Perisic. Pemain Inter Milan itu kembali gagal mencetak gol. Di menit 82, aksi Perisic bisa dihentikan Babacan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup.(AL-VIS)


