Jakarta, Indonesia visionser-. Tekait penangkapan beberapa Hakim oleh KPK membuat Gayus Lumbuun angkat bicara, Hakim agung ini menyoroti tata kelola organisasi di Mahkamah Agung (MA), termasuk rekrutmen hingga promosi. Gayus juga mempertanyakan pemilihan Ketua PN Kepahiang Janner Purba sejak awal.
“Baru-baru ini terjadi Ketua PN di Bengkulu tertangkap tangan. Bagaimana waktu memilih? Apa Tim Promosi dan Mutasi sudah mempelajarinya? Apa sudah memenuhi peraturan soal kelayakan dia? Apa track record sebelumnya beri jaminan?” kata Gayus dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Kamis (26/5/2016).
“Tidak ada anak buah yang salah, yang ada pemimpin yang salah,” tambah Gayus
Gayus menambahkan, Hakim yang tertangkap ini sedang dipromosikan dengan SK yang dibentuk TPM untuk ke daerah yg lebih besar.
“Bayangkan, kalau cakupan perkaranya lebih banyak. Ini keanehan,” tambahnya
Lembaganya ini sudah mengalami goncangan serius. Sudah waktunya ada reformasi dan perbaikan.
“Kita ketahui carut marut yang menghebohkan. Ini turbulensi peradilan. Kegoncangan luar biasa,” ujar mantan pengurus DPP PDIP ini (MR. Vis)






