Visioner.id Jakarta– Ketua Umum Himpunan Generasi Madura (HIGEMURA) Muhlis Ali mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi yang menunjuk Komjen Pol Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri.
Pilihan Presiden dianggap tepat dan tidak salah lagi, untuk menempatkan Mantan Kapolda Metro Jaya itu sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.“ Tito punya rekam jejak yang sangat baik sehingga sangat layak menjadi Kapolri, ” ujar Muhlis, saat diminta tanggapannya seputar penunjukan Komjen Pol Tito Karnavian, Senin (20/6)
Dikatakan Muhlis, Komjen Pol Tito Karnavian yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) adalah orang yang pantas dipilih oleh presiden.
“Apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sudah merupakan keputusan yang matang,” ungkapnya.
Begitu juga dari rekam jejaknya, Muhlis mengatakan, Komjen Tito merupakan sosok alumni terbaik Akpol 1987 dan peraih Adhi Makayasa.
” Tito Karnavian juga merupakan sosok perwira tinggi yang energik, masih muda, cerdas, memiliki perjalanan karir yang cemerlang, perwira yang kreatif dan punya inovasi khususnya dalam melakukan pembenahan di institusi Polri,” lanjutnya.
Tidak itu saja, bicara prestasi, Tito merupakan sosok yang memiliki prestasi baik selama dalam pendidikan, maupun waktu tugas di lapangan. Bahkan hingga di daerah konflik. Adapun berbagai prestasi yang telah diraih Tito seperti pada 2001, Tito Karnavian memimpin tim Kobra dan berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra Presiden pertama RI Soeharto, dalam kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita.
Selanjutnya, Tito memimpin Densus 88 menangkap gembong teroris DR Azhari dan komplotannya, dan terakhir mengungkap kasus bom Sarinah, serta kasus-kasus besar lainnya.
“Di samping itu, ia juga pintar berkomunikasi dan bergaul, baik dengan junior maupun senior. Diharapkan, dengan berbagai prestasi yang berhasil ia raih, Tito dapat menjadi dorongan untuk menjadi Kapolri yang baik, bahkan pencalonan Tito ini juga telah mendapatkan dukungan dari para seniornya,“ jelas mantan aktivis mahasiswa ini.
Menurut Muhlis, dengan adanya pilihan pilihan Presiden ini, sekaligus menghapus spekulasi-spekulasi nama lainnya yang sempat muncul sebagai calon Kapolri seperti Wakapolri Komjen Budi Gunawan (BG), Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas), Kabaharkam Komjen Putut Bayu Seno, Irwasum Komjen Dwi Priyatno, Kalemdikpol Komjen Syafrudin, Sestama Lemhanas Komjen Suhardi Alius dan Kabareskrim Komjen Ari Dono.
“Pria yang juga sebagai tokoh muda Madura di Jakarta ini juga berharap agar para senior di tubuh Polri harus legowo, walaupun Tito melampaui empat angkatan di atasnya.
“Usia tidak menjadi hambatan untuk berprestasi dan saya yakin Tito bisa membuat soliditas Polri semakin baik dan mampu membuat perubahan di tubuh Polri. Apalagi jika seluruh polisi bisa satu visi, kompak dan solid maka Tito bakal mampu mewujudkan keinginan masyarakat tentang Polri yang lebih baik,” ucapnya mendukung.
Selaku elemen masyarakat, Muhlis Ali juga berpesan kepada Komisi III DPR-RI untuk segera memproses pencalonan Tito demi melihat ke depan dan jangan memiliki kepentingan apapun selain kepentingan bangsa agar adanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.“ Polri merupakan garda terdepan dalam Kamtibmas,” pungkasnya. (Vis/Don)






