Indonesia Visioner
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Indonesia Visioner
No Result
View All Result

SKK Migas Targetkan Blok Madura Strait Dengan Operator Husky CNOOC Madura Limited Beroperasi Tahun 2018

by Aulia Rachman Siregar
Agustus 10, 2016
in Default, Migas
Reading Time: 2min read
SKK Migas Targetkan Blok Madura Strait Dengan Operator Husky CNOOC Madura Limited Beroperasi Tahun 2018

INDONESIA VISIONER, Jakarta – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan proyek gas MDA-MBH di Blok Madura Strait dengan operator Husky CNOOC Madura Limited bisa selesai pada akhir 2018. Produksi gas bumi dari lapangan ini mencapai 120 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) selama kurang lebih 11 tahun.

Deputi Pengendalian Operasi  SKK Migas Muliawan mengatakan, gas yang diproduksi oleh lapangan tersebut seluruhnya akan disalurkan kepada pembeli domestik. Perusahaan-perusahaan yang mendapat alokasi gas tersebut adalah PT Petrokimia Gresik dengan porsi 85 juta kaki kubik per hari, PT PLN sebesar 30 juta kaki kubik per hari dan PT Pertamina Gas sebanyak 5 juta kaki kubik per hari.

Alokasi pasokan gas dari Blok Madura Strait ini memang sengaja untuk kebutuhan dalam negeri karena untuk menyesuaikan dengan program pemerintah yang mengutamakan pasokan untuk dalam negeri terlebih dahulu.

“Dengan mengutamakan gas untuk dalam negeri, secara tidak langsung akan membantu menggerakkan dan meningkatkan laju ekonomi khususnya bagi industri-industri yang ada di daerah,” kata Muliawan, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu (10/8/2018).

Proyek Pengembangan Lapangan gas MDA-MBH adalah lapangan kedua yang sudah disetujui rencana pengembangan lapangan oleh SKK Migas setelah Lapangan BD. SKK Migas berharap dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan proyek ini dapat diselesaikan aman dan selamat, serta sesuai jadwal, anggaran, dan kualitas. “Ada tujuh sumur produksi yang dikembangkan di Lapangan MDA-MBH,” ujarnya.

Pembangunan ‎anjungan proyek ini dikerjakan oleh perusahaan dalam Negeri yakni Konsorsium PT Timas Suplindo dan PT Bakrie Construction. Pengerjaan proyek ini secara keseluruhan akan memerlukan waktu sekitar 17 bulan dimulai dari detailengineering sampai dengan pemasangan di lepas pantai.

“Patut dibanggakan karena anjungan dikerjakan di Indonesia, oleh perusahaan nasional dan tenaga kerja Indonesia,” kata Muliawan.

SKK Migas berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas nasional agar perusahaan-perusahaan nasional dapat tumbuh dan berkembang di industri hulu migas. “Namun, perusahaan nasional harus efisien agar dapat kompetitif,” tutup Muliawan. (SKM-VIS)

 

Previous Post

Putra Zidane Masuk Skuad Real Madrid Untuk Piala Super Eropa Menggantikan Navas Yang Cedera

Next Post

SKK Migas Menyetujui Rencana 18 Proyek Pengembangan Lapangan Minyak dan Gas Bumi Senilai Rp. 19,5 Triliun

Related Posts

CNG 3 Kg & Kompor Listrik: Dua “Penolong” Subsidi Energi yang Masih Terbatas
Ekonomi

CNG 3 Kg & Kompor Listrik: Dua “Penolong” Subsidi Energi yang Masih Terbatas

Agustus 23, 2026
BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir
Default

BSMI Masuk Kampung Terpencil Ende, Salurkan Bantuan ke Korban Gempa yang Terisolir

Agustus 20, 2026
Default

Pemuda Muslimin Jakarta Utara apresiasi langkah Menteri Imipas Agus Andrianto terkait remisi berbasis pembinaan tanpa diskriminasi

Agustus 19, 2026
Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang
Daerah

Antrean BBM Subsidi Warnai Momen HUT RI di Pangkalpinang

Agustus 17, 2026
Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?
Default

Hirudoterapi: Metode Kuno yang Kini Kembali Dilirik, Aman atau Berbahaya?

Agustus 15, 2026
Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah
BUMN

Orang Kaya Akan Dibatasi Beli Pertalite, Pertamina Tunggu Arahan Pemerintah

Agustus 15, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERKINI

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

TERPOPULER

PSI Menolak Dikaitkan dengan Budi Arie: “Kami Bukan Bagian dari Mereka”

Bank Mandiri Aktifkan Kembali Rekening Botok Usai Diblokir Jelang Demo

Gerindra Tegaskan Tak Terpengaruh Pernyataan Budi Arie Soal Pemilu 2029, Fokus Kawal Program Prabowo

DPR Usul Anggota KPI Pusat Ditambah Jadi 11, Komposisi Diubah, Fraksi PKS: Pemborosan!

Rupiah Dibuka Menguat di Tengah Harapan Damai di Timur Tengah

Menkeu Siapkan Dana Karhutla Rp5 T ke BNPB: “Jangan di-Markup”

  • About
  • Redaksi
  • Marketing & Advertising
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Email
  • Login
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • POLHUM
  • EKONOMI
  • VIDEO
  • ENTERTAINMENT
  • LUAR NEGERI
  • LIPUTAN DISKUSI
  • LIFESTYLE
  • RESENSI
  • SPORT
  • OPINI
  • INDEKS

Indonesia Visioner - All Rights Reserved